EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

BNI Genjot Inovasi Digital Sebagai Mesin Pertumbuhan Kinerja

Oleh Adi Wira 09 Sep 2026 15:59 3 menit baca

EmitenTrust.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terus memperkuat transformasi digital dengan menghadirkan solusi demi menjawab kebutuhan nasabah ritel maupun korporasi. Pengembangan tersebut tidak hanya mampu meningkatkan kemudahan layanan, tetapi juga sudah menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan transaksi dan bisnis BNI.

 

Untuk segmen ritel, melalui Wondr by BNI, hingga semester pertama tahun ini, salah satu emiten pelat merah di sektor perbankan tersebut sudah memiliki 15,1 juta pengguna dengan jumlah transaksi mencapai 1,1 miliar transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp958 triliun.

 

Sedangkan di segmen wholesale, transformasi digital diperkuat melalui BNIdirect yang menyediakan solusi perbankan terintegrasi bagi nasabah korporasi. Platform tersebut telah mencatat 279,7 ribu pengguna dengan 789 juta transaksi senilai Rp6.039 triliun.

 

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, transformasi digital BNI diarahkan untuk menciptakan ekosistem yang mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih luas bagi perseroan.

 

“Kami terus mengembangkan inovasi digital bukan hanya untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah dan relevan, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem bisnis BNI. Pertumbuhan transaksi di wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan bahwa platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah, baik individu maupun korporasi. Hal ini sekaligus membuka ruang bagi BNI untuk memperluas engagement dengan nasabah dan menghadirkan lebih banyak solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Paolo.

 

Penguatan ekosistem juga didukung oleh infrastruktur dan jaringan transaksi yang luas. Di enam bulan pertama tahun ini, BNI telah memiliki 13.386 ATM, lebih dari 229 ribu agen branchless banking, serta lebih dari 1.042 ribu merchant dan QRIS.

 

Perusahaan juga terus mengembangkan Open API ecosystem yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 partner melalui 283 layanan API. Ekosistem tersebut memungkinkan BNI menghubungkan berbagai kebutuhan finansial nasabah dalam satu jaringan layanan, sekaligus memperluas titik interaksi dengan nasabah.

 

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi BNI untuk membangun layanan perbankan yang semakin terintegrasi dan berbasis kebutuhan nasabah. Transformasi tersebut juga mencerminkan konsistensi BNI dalam menjalankan perannya sebagai bank yang turut mendorong perekonomian nasional.

 

Dengan menghadirkan layanan keuangan yang relevan dengan perkembangan zaman, BNI berupaya memastikan akses terhadap layanan perbankan semakin mudah, terintegrasi, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

 

Lebih jauh menurut Paolo, pengembangan kapabilitas digital juga menjadi bagian dari upaya BNI untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi perseroan.

 

“Ke depan, kami akan terus memastikan investasi dan inovasi digital memberikan dampak nyata terhadap bisnis, baik melalui peningkatan transaksi, efisiensi proses, maupun peluang cross-selling dan pengembangan ekosistem. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi enabler, tetapi menjadi bagian dari mesin pertumbuhan BNI,” pungkas Paolo.

 

 

Topik terkait
BNI Inovasi Digital Bank Negara Indonesia BUMN Perbankan BBNI