EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Berakhir Turun Tipis, INDY, AADI dan AMMN Justru Menguat

Oleh Komarudin 09 Sep 2026 16:41 2 menit baca

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (9/9/2026) di zona merah. IHSG turun 8,24 poin atau 0,12% ke level 6.678,20.

Tekanan terhadap indeks terutama datang dari sejumlah sektor saham yang bergerak melemah. Sektor kesehatan menjadi salah satu pemberat terbesar dengan penurunan 1,33%, disusul sektor siklikal 1,23% dan teknologi 0,96%.

Sektor properti juga terkoreksi 0,85%, keuangan turun 0,57%, sedangkan sektor konsumer non-siklikal melemah 0,39%.

Di sisi lain, penguatan terjadi pada sejumlah sektor. Indeks sektor transportasi dan logistik menjadi penopang utama dengan lonjakan 2,41%. Sektor industri naik 0,95%, basic materials 0,85%, energi 0,77%, dan infrastruktur 0,42%.

Aktivitas perdagangan saham masih cukup tinggi. Bursa mencatat volume transaksi mencapai 33,74 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp15,83 triliun. Sebanyak 308 saham menguat, 317 saham melemah, sementara 169 saham bergerak stagnan.

Dari jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, DPUM memimpin dengan lonjakan 34,61% ke level Rp140. SAPX menyusul naik 24,42% menjadi Rp326, sedangkan ESTI melesat 22,83% ke Rp199.

KOKA juga menguat 20,22% ke Rp214 dan MSJA naik 17,74% menjadi Rp730.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut mencatat kenaikan. AADI menguat Rp700 menjadi Rp12.450 per saham, ALKA naik Rp410 ke Rp4.530, sedangkan INDY melonjak Rp310 menjadi Rp3.120 per saham.

Sebaliknya, MEDS menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni 10,67% ke level Rp92. NATO terkoreksi 9,01% menjadi Rp1.110, GTBO turun 7,87% ke Rp152, PPRI melemah 7,84% ke Rp188, dan BELI turun 6,87% menjadi Rp298.

Untuk saham unggulan, SINI turun Rp825 menjadi Rp14.250 per saham. GGRM melemah Rp400 ke Rp19.750, sementara ITMG turun Rp200 menjadi Rp26.550.

Dari sisi aktivitas transaksi, BIPI menjadi saham yang paling ramai diperdagangkan dengan 90.815 kali transaksi senilai Rp645 miliar. Posisi berikutnya ditempati BUMI dengan 38.691 transaksi senilai Rp358 miliar dan ANTM sebanyak 35.668 transaksi dengan nilai Rp650 miliar.

Di jajaran LQ45, INDY menjadi saham dengan penguatan tertinggi setelah melesat 11,03%. AADI naik 5,96%, sedangkan AMMN menguat 5,14%.

Sementara itu, KLBF menjadi saham LQ45 dengan pelemahan terbesar, turun 2,56%. MAPI terkoreksi 2,51% dan BBTN melemah 2,40%.

Topik terkait
IHSG top gainers top losers indeks sektor penutupan perdagangan sesi I