Emitentrust.com – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$30,5 juta atau sekitar 23% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$132,2 juta. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Juni 2026.
Berdasarkan hasil RUPS, selain membagikan dividen tunai, perseroan juga menyisihkan US$1,32 juta atau 1% dari laba bersih sebagai cadangan. Adapun sisa laba sebesar US$100,4 juta atau sekitar 76% ditetapkan sebagai laba ditahan guna mendukung kegiatan usaha dan ekspansi bisnis ke depan.
RUPS yang dihadiri pemegang saham mewakili 95,96% dari seluruh saham dengan hak suara sah tersebut juga menyetujui Laporan Tahunan serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian. Pemegang saham turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.
Selain itu, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, dengan tetap memperhatikan rekomendasi Komite Audit. Direksi juga diberi wewenang menetapkan honorarium Kantor Akuntan Publik tersebut.
Dalam agenda lainnya, RUPS menyetujui remunerasi bagi Dewan Komisaris maksimal sebesar Rp14 miliar per tahun setelah pajak untuk tahun buku 2026. Sementara penetapan remunerasi Direksi dilimpahkan kepada Dewan Komisaris.
RUPS juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan hingga penutupan RUPS Tahunan tahun ketiga berikutnya atau sampai 24 Juni 2029. Susunan Direksi tetap dipimpin oleh Tan Hendra Soetjipto sebagai Direktur Utama, didampingi Agus Sandy Widyanto, Kenneth Lee Riedel, dan Hsing Chee Chiam sebagai Direktur.
Sementara itu, jajaran Dewan Komisaris tetap dipimpin Agus Salim Pangestu sebagai Komisaris Utama, bersama Tan Suan Swee, David Kosasih, Merly, serta dua Komisaris Independen yakni Tan Ek Kia dan Cholanat Yanaranop.
Pada perdagangan hari ini Jumat (26/6) saham BREN turun 1,92 persen ke level Rp3.580 per lembar.


