back to top

BUKA Tunda Realisasi Sisa Dana IPO Rp4T hingga Akhir 2026

Emitentrust.com- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memutuskan untuk menyesuaikan target waktu realisasi sisa dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) menjadi hingga 31 Desember 2026, dari sebelumnya ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 11 Februari 2026, manajemen mengungkapkan bahwa hingga akhir 2025, perseroan telah merealisasikan dana IPO sebesar Rp17,04 triliun, atau 79,91% dari total dana yang dihimpun sebesar Rp21,33 triliun.

” Penggunaan dana dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (prudent) dan selektif sebagai bagian dari kebijakan pengelolaan modal dan likuiditas,” tulis Cut Fika Lutfi Corporate Secretary BUKA

Bukalapak bersama entitas anak disebut aktif menjajaki berbagai peluang ekspansi dan kerja sama strategis. Namun hingga akhir periode pelaporan, peluang yang ada dinilai belum sepenuhnya memenuhi kriteria strategis, finansial, serta profil risiko yang ditetapkan perusahaan.

Karena itu, realisasi sisa dana IPO ditunda sampai terdapat peluang yang sesuai dengan parameter internal perseroan.

Meski target waktu diperpanjang, manajemen menegaskan bahwa peruntukan dana IPO tetap mengacu pada rencana awal yang telah diungkapkan dalam prospektus.

Penyesuaian ini dilakukan mengacu pada Pasal 12 POJK No. 40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, yang diterbitkan pada 19 Desember 2025.

Perseroan akan mempertanggungjawabkan rencana dan realisasi penggunaan dana tersebut, termasuk perubahan target waktu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terdekat.

Bukalapak menegaskan bahwa perubahan target waktu realisasi sisa dana IPO ini tidak berdampak material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru