back to top

Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Cetak Laba Melesat 164,9% di 2025

Emitentrust.com – Emiten properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) sepanjang 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp92,21 miliar, melonjak sekitar 164,9% dibandingkan Rp34,81 miliar pada 2024.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Rabu (25/3) disebutkan lonjakan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan yang naik di 2025 menjadi Rp410,72 miliar dari sebelumnya Rp365,59 miliar.
Meski beban pokok ikut meningkat, perusahaan masih mampu menjaga pertumbuhan laba bruto menjadi Rp196,24 miliar.

Dari sisi operasional, laba usaha juga melonjak signifikan menjadi Rp85,90 miliar, hampir dua kali lipat dari Rp46,66 miliar pada tahun sebelumnya. Efisiensi beban usaha terutama penurunan beban umum dan administrasi—menjadi salah satu pendorong utama peningkatan ini.

Tak hanya itu, kontribusi dari entitas asosiasi serta keuntungan portofolio investasi turut memperkuat kinerja bottom line. Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan melesat menjadi Rp95,65 miliar.

Dari sisi neraca, total aset RISE meningkat menjadi Rp3,52 triliun, dengan porsi terbesar masih ditopang oleh aset real estat dan investasi pada entitas asosiasi. Sementara itu, total liabilitas justru turun menjadi Rp747,45 miliar dari Rp814,07 miliar, mencerminkan perbaikan struktur keuangan.

Ekuitas perusahaan juga tumbuh menjadi Rp2,77 triliun, didorong oleh akumulasi laba ditahan yang meningkat signifikan.

Namun demikian, arus kas operasi tercatat negatif Rp106,92 miliar, mengindikasikan masih tingginya kebutuhan pendanaan untuk aktivitas bisnis dan ekspansi, khususnya di sektor properti dan investasi.

Artikel Terkait

OJK Yakin MSCI Tak Turunkan Status Pasar Modal RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis status pasar modal Indonesia tidak akan diturunkan oleh Morgan Stanley Capital International(MSCI) Inc,

Laba TUGU Melejit 77% di 2025 Ini Rahasianya

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat lonjakan laba bersih sepanjang 2025, menegaskan konsistensi fundamental bisnis di tengah dinamika industri asuransi dan penerapan standar akuntansi baru PSAK 117.

Bos SIDO Borong Saham di Tengah Pergerakan Stagnan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) menyampaikan bahwa Irwan Hidayat, selaku direktur kembali menambah kepemilikan sahamnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru