back to top

Emiten Sawit TP Rachmat (DSNG) Panen Cuan Jumbo Rp1,8T di 2025

Emitentrust.com – Emiten di bidang perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit milik TP Rachmat, PT Dharma Satya Nusantara Tbk, mencatatkan lonjakan laba bersih signifikan sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,8 triliun, melonjak 60,2% secara tahunan (year-on-year/YoY), menegaskan kinerja yang semakin solid di tengah dinamika industri komoditas.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang mencapai Rp12,3 triliun, naik 21,7% YoY. Segmen kelapa sawit masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi dominan sebesar 88% atau setara Rp10,8 triliun dari total pendapatan.

Tak hanya didorong volume penjualan, lonjakan kinerja juga ditopang oleh penguatan harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) yang naik 13,2% menjadi Rp14.474 per kilogram. Kondisi ini turut mengerek margin dan profitabilitas perseroan.

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, menyampaikan bahwa keterbatasan pasokan global di negara eksportir utama seperti Indonesia dan Malaysia menjaga harga CPO tetap stabil dan kondusif bagi industri.

Dari sisi fundamental, kinerja DSNG juga ditopang oleh penerapan tata kelola perusahaan yang prudent serta sinergi antar lini bisnis. Hingga akhir 2025, total aset perseroan tercatat sekitar Rp17,6 triliun dengan struktur permodalan yang semakin sehat.

Liabilitas perusahaan mengalami penurunan seiring berkurangnya utang bank, yang berdampak positif pada peningkatan ekuitas menjadi sekitar Rp1,6 triliun.

Berkat kinerja yang solid tersebut, DSNG berhasil masuk dalam daftar bergengsi seperti Fortune Southeast Asia 500 serta Forbes Asia’s Best Under a Billion. Pencapaian ini semakin mempertegas posisi DSNG sebagai salah satu emiten dengan performa finansial unggul di kawasan Asia.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru