back to top

Emiten Siber Ini Ngebut! Laba Terbang Ribuan Persen di 2025

Emitentrust.com – PT ITSEC Asia Tbk (CIBR) emiten teknologi penyediaan layanan keamanan siber sepanjang tahun 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp65,40 miliar, melonjak tajam sekitar 8.500% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp759,9 juta.

Dalam laporan keuangan hingga akhir 2925 yang diterbitkan Minggu (29/3) disebutkan Pertumbuhan laba didorong oleh kenaikan pendapatan yang signifikan. ITSEC mencatatkan pendapatan Rp527,13 miliar, naik sekitar 62% dari Rp325,13 miliar pada 2024.

Kenaikan ini membuat laba kotor melesat menjadi Rp284,56 miliar dari sebelumnya Rp117,78 miliar.

Tak hanya itu, perusahaan juga berhasil membalikkan kondisi dari rugi operasional menjadi laba.
Laba usaha: Rp92,53 miliar (dari rugi Rp435 juta). Sedangkan Laba sebelum pajak: Rp90,09 miliar (dari rugi Rp3,12 miliar).

Meski beban umum dan administrasi naik menjadi Rp161,58 miliar, serta beban lain-lain melonjak signifikan, kinerja top line yang kuat tetap mendorong profitabilitas secara keseluruhan.

Di sisi pajak, perusahaan mencatat beban pajak bersih Rp24,69 miliar, berbanding terbalik dari tahun sebelumnya yang mencatat manfaat pajak.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah perbaikan ekuitas.

Saldo laba yang sebelumnya defisit Rp61,34 miliar kini berbalik menjadi positif Rp2,88 miliar. Total ekuitas pun melonjak menjadi Rp256,23 miliar dari Rp97,02 miliar.

Sementara itu, total aset perusahaan ikut naik signifikan menjadi Rp416,49 miliar, didorong oleh lonjakan aset kontrak dan aset takberwujud.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru