back to top

FITT Catat Perbaikan Rugi Meski Revenue Turun 10,56% di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,44 miliar pada kuartal I-2026, membaik 9,18% dibandingkan rugi bersih Rp2,69 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, pendapatan perseroan turun 10,56% menjadi Rp1,92 miliar dari Rp2,15 miliar pada kuartal I-2025.

Berdasarkan laporan keuangan pada Kamis (16/7) penurunan pendapatan diikuti kenaikan beban pokok pendapatan menjadi Rp2,01 miliar dari Rp1,50 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kondisi tersebut membuat perseroan membukukan rugi kotor sebesar Rp85,55 juta, berbalik dari laba kotor sekitar Rp642,64 juta pada kuartal I-2025.

Di sisi operasional, beban usaha berhasil ditekan menjadi Rp2,11 miliar dibandingkan Rp2,42 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, beban bunga pinjaman bank sebesar Rp147,27 juta serta bunga pinjaman pemegang saham mencapai Rp275 juta masih membebani kinerja keuangan perseroan.

Alhasil, rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp2,19 miliar. Perseroan memperoleh manfaat pajak tangguhan sebesar Rp11,07 juta, sehingga rugi bersih periode berjalan menjadi Rp2,44 miliar, lebih rendah dibandingkan rugi bersih Rp2,69 miliar pada kuartal I-2025.

Hingga 31 Maret 2026, total aset perseroan tercatat sebesar Rp123,20 miliar, turun dari Rp128,06 miliar pada akhir 2025. Kas dan setara kas juga menyusut menjadi Rp24,22 miliar dari Rp34,20 miliar.

Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp48,17 miliar dari Rp50,58 miliar, sedangkan total ekuitas berkurang menjadi Rp75,03 miliar dari Rp77,48 miliar pada akhir tahun lalu. Defisit perseroan meningkat menjadi Rp48,30 miliar dari Rp45,85 miliar pada 31 Desember 2025.

Artikel Terkait

Amman Mineral (AMMN) Sebut Rumor Dual Listing Bersifat Spekulasi

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) memberikan klarifikasi atas pemberitaan media yang menyebut perseroan tengah bersiap melakukan dual listing di Bursa Hong Kong.

Direktur PGAS Tiba-Tiba Borong Saham Saat Harga Rp1.490 per Lembar

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), menyampaikan bahwa Eri Surya Kelana selaku Direktur telah melakukan pembelian saham pada 14 Juli 2026 sebagai bagian dari investasi pribadi.

Tower Bersama (TBIG) Minta Restu Masuk Bisnis Network Access Point

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mengumumkan rencana perubahan kegiatan usaha salah satu entitas anaknya, PT Tower Bersama (TB), dengan menambah lini bisnis Aktivitas Jasa Gerbang Akses Internet (Network Access Point/NAP)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru