Emitentrust.com- PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) mencatat perubahan struktur kepemilikan saham pada Januari 2026. Berdasarkan Laporan Pemegang Efek per 31 Januari 2026, porsi free float SINI meningkat dari 22,52% menjadi 24%, seiring dengan berkurangnya kepemilikan salah satu pihak pengendali.
Pengurangan saham terjadi pada Batubara Development yang berbasis di Singapura. Kepemilikannya turun dari 78,03 juta saham (16,22%) menjadi 74,53 juta saham (15,49%), atau berkurang sekitar 3,5 juta saham dalam sebulan.
Meski demikian, struktur pengendalian SINI masih relatif kuat, dengan total saham pengendali mencapai 262,12 juta saham atau 54,49%, sedikit turun dari 55,22% pada bulan sebelumnya.
Hingga akhir Januari 2026, kepemilikan saham pengendali SINI masih didominasi oleh, PT Autum Prima: 144,30 juta saham (30%), Hapsoro: 43,29 juta saham (9%) dan Batubara Development: 74,53 juta saham (15,49%).
Di luar pengendali, pemegang saham besar lainnya adalah PT Kreasi Jasa Persada dengan kepemilikan 94,94 juta saham atau 19,74%.
Kenaikan free float SINI tercermin dari bertambahnya saham publik (scripless) yang dimiliki pemegang saham di bawah 5%, dari 120,44 juta saham menjadi 123,94 juta saham.
Jumlah pemegang saham SINI melonjak drastis, dari hanya 825 investor menjadi 2.924 investor, alias bertambah 2.099 investor hanya dalam satu bulan.
Dalam laporan ini, SINI juga mengungkap Penerima Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) atas kepemilikan saham, yakni, Limas Ananto, Hendrikus Yulidar Putra Karimdan Hapsoro.


