back to top

Gelar RUPSLB, Adhi Karya (ADHI) Tunjuk Moeharmein Jadi Direktur Utama

EmTrust – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru saja rampung menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dengan menghasilkan sejumlah keputusan penting dan strategis.

Salah satunya adalah penunjukan Moeharmein Zein Chaniago sebagai Direktur Utama menggantikan Entus Asnawi Mukhson, serta pengangkatan Amelia Tetriana sebagai Komisaris Perseroan.

“RUPSLB memberhentikan dengan hormat Entus Asnawi Mukhson sebagai Direktur Utama Perseroan dan menyetujui untuk mengangkat Moeharmein Z.C sebagai Direktur Utama Perseroan,” ujar Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, dalam keterangan resminya, Selasa (16/12/2025).

Menurut Rozi, seluruh keputusan yang diambil Perseroan melalui RUPSLB merupakan bagian dari langkah strategis yang sengaja diambil demi memastikan tata kelola Perseroan tetap selaras dengan perubahan regulasi serta mendukung kelancaran eksekusi strategi bisnis ke depan.

Secara keseluruhan, kebijakan strategis tersebut diarahkan Perseroan guna lebih memperkuat arah kebijakan, struktur tata kelola, serta penyesuaian terhadap dinamika regulasi.

Dengan adanya sejumlah perubahan yang diputuskan dalam RUPSLB, maka berikut berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Dewan Direksi ADHI:

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Dody Usodo Hargosuseno
Komisaris Independen: R. Erwin M. Singajuru
Komisaris: Bob Arthur Lombogia
Komisaris Independen: Rustam Sofyan Sirait
Komisaris Independen: Elan Suherlan
Komisaris: Amelia Tetriana.

Dewan Direksi:
Direktur Utama: Moeharmein Z.C
Direktur Human Capital dan Legal: Ki Syahgolang Permata
Direktur Keuangan: Bani Iqbal
Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman: Yan Arianto
Direktur Operasi I: Alloysius Suko Widigdo
Direktur Operasi II: Harimawan
Direktur Operasi III: Vera Kirana.

(tantra deepa rastafari)

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru