Grup Sinarmas (DSSA) Siapkan Buyback Rp1T hingga Januari 2027

Grup Sinarmas (DSSA) Siapkan Buyback Rp1T hingga Januari 2027
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten grup Sinarmas, menyiapkan dana hingga Rp1 triliun untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten grup Sinarmas, menyiapkan dana hingga Rp1 triliun untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan. Aksi korporasi ini ditujukan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus mendukung kinerja saham agar mencerminkan fundamental perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada 19 Oktober 2026, DSSA merencanakan pelaksanaan buyback selama tiga bulan, mulai 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027. Dana untuk aksi korporasi tersebut akan bersumber dari kas internal perusahaan.

Manajemen DSSA meyakini rencana buyback tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja operasional, pendapatan, maupun kemampuan pembiayaan perusahaan. Perseroan menilai arus kas dan modal kerja yang tersedia masih memadai untuk mendukung kegiatan usaha, belanja modal, serta pelaksanaan pembelian kembali saham.

Selain berpotensi meningkatkan laba per saham, buyback diharapkan memberikan fleksibilitas kepada perusahaan dalam mengelola struktur permodalan dan kebutuhan jangka panjang. Saham yang dibeli kembali akan menjadi saham treasuri dan dapat dialihkan kembali pada masa mendatang dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

DSSA akan melaksanakan buyback secara sekaligus maupun bertahap melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau di luar bursa, dengan harga yang dinilai wajar dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perseroan memperkirakan biaya transaksi, jasa perantara pedagang efek, dan biaya lainnya mencapai sekitar 0,20% dari nilai saham yang dibeli kembali. Periode buyback dapat berakhir lebih awal apabila dana yang dialokasikan telah habis atau jumlah saham yang diinginkan telah tercapai.

Pada perdagangan Jumat (16/10) saham DSSA  ambles hingga ARB atau turun 6,99 persen ke level Rp665