EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Grup Sinarmas (GEMS) Kantongi Dana Jumbo Rp4T dari BRI

Emiten tambang batu bara hgrup Sinarmas PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) memperoleh tambahan amunisi pendanaan setelah dua anak usahanya mendapatkan fasilitas pinjaman modal kerja

Oleh Komarudin 16 Mar 2026 16:26 2 menit baca

Emitentrust.com- Emiten tambang batu bara hgrup Sinarmas PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) memperoleh tambahan amunisi pendanaan setelah dua anak usahanya mendapatkan fasilitas pinjaman modal kerja dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan total nilai mencapai Rp4 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 16 Maret 2026, manajemen GEMS mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut diberikan kepada PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL) yang merupakan anak usaha langsung maupun tidak langsung dari perseroan.

Dalam keterangannya, manajemen GEMS menjelaskan bahwa BRI, BIB, dan BSL telah menandatangani dua perjanjian kredit modal kerja.

Perjanjian pertama adalah Kredit Modal Kerja Cash Collateral Nomor 60/2026 antara BRI dan PT Barasentosa Lestari dengan limit pinjaman sebesar Rp1 triliun. Fasilitas ini berbentuk kredit modal kerja revolving dengan tenor 24 bulan yang akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan operasional.

Sementara itu, perjanjian kedua adalah Kredit Modal Kerja Nomor 62/2026 antara BRI dan PT Borneo Indobara dengan limit pinjaman mencapai Rp3 triliun. Fasilitas ini juga berbentuk revolving facility dengan jangka waktu 24 bulan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan.

Manajemen PT Golden Energy Mines Tbk menyebutkan bahwa tambahan fasilitas kredit ini akan mendukung pertumbuhan dan kinerja operasional perseroan.

Selain itu, tambahan pembiayaan tersebut juga dinilai dapat memperkuat kondisi keuangan perusahaan serta memberikan dampak positif terhadap kelangsungan usaha perseroan ke depan.

Topik terkait
grup SinarMas GEMS batu bara emiten tambang dua anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Rp4 triliun.