Gunung Anak Krakatau Aktif, TPIA Pastikan Operasional Tetap Aman

Gunung Anak Krakatau Aktif, TPIA Pastikan Operasional Tetap Aman
Pelabuhan milik TPIA.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) atau TPIA emiten milik Prajogo Pangestu memperkuat langkah kesiapsiagaan dan mitigasi menyusul perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, khususnya untuk menjaga keamanan operasional perusahaan di wilayah Cilegon, Banten.

Perseroan memastikan hingga saat ini kegiatan operasional, mulai dari produksi, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur hingga aktivitas logistik serta distribusi, masih berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, mengatakan keselamatan karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi prioritas perusahaan.

“Sejalan dengan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, kami terus memperkuat pemantauan dan kesiapsiagaan di lapangan. Hingga saat ini, kegiatan operasional kami tetap berjalan aman dengan berbagai langkah pencegahan dan prosedur tanggap darurat yang telah disiapkan,” ujar Suryandi.

Chandra Asri Group secara berkala memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan mengacu pada informasi serta arahan otoritas berwenang.

Perusahaan juga mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Cilegon untuk membahas perkembangan situasi sekaligus langkah kesiapsiagaan yang diperlukan.

Selain itu, perseroan secara rutin memonitor laporan harian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khususnya terkait aktivitas gunung dan potensi penyebaran abu vulkanik.

Pemantauan juga dilakukan terhadap kondisi di area jetty, termasuk ketinggian air laut, sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan kondisi di sekitar fasilitas operasional.

Untuk menghadapi berbagai kemungkinan, perusahaan melakukan pemeriksaan terhadap kecukupan dan kesiapan peralatan tanggap darurat.

Chandra Asri juga menggelar simulasi sejumlah skenario, termasuk prosedur penghentian operasional fasilitas secara cepat apabila kondisi mengharuskan perusahaan mengambil langkah tersebut.

Di area operasional, pemantauan terhadap debu dan abu vulkanik ditingkatkan melalui pemeriksaan rutin serta patroli lapangan.

Perusahaan turut mengimbau karyawan untuk memperhatikan potensi paparan abu vulkanik dan menggunakan masker sesuai dengan kondisi di lapangan.

Prosedur kesiapsiagaan juga kembali disosialisasikan kepada tim di lapangan guna memastikan setiap personel memahami tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat.

Perseroan memastikan kegiatan pembersihan filter dilakukan secara rutin. Selain itu, ketersediaan filter dan suku cadang kritis dijaga untuk mendukung kesiapan fasilitas.

Chandra Asri Group menyatakan akan terus berkoordinasi secara internal maupun dengan pemangku kepentingan serta mengikuti perkembangan informasi dan arahan dari otoritas terkait.