back to top

Hari Kedua! Saham JELI Melejit ARA, Ini Pemicunya

Emitentrust.com – PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman pemilik merek INACO, kembali mencatatkan kinerja impresif pada hari kedua perdagangannya di Bursa Efek Indonesia. Saham JELI dibuka di level Rp1.405 per saham atau melonjak hingga menyentuh auto Rejetection Atas (ARA) sekitar 24,89% dibandingkan harga penawaran umum perdana (IPO), melanjutkan tren positif sejak pencatatan perdana.

Kinerja tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap saham JELI. Pelaku pasar dinilai tidak hanya mempertimbangkan kinerja historis Perseroan, tetapi juga optimistis terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang yang didukung fundamental bisnis yang solid, posisi pasar yang kuat, serta strategi ekspansi yang berkelanjutan.

Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S. Lukman, mengapresiasi kepercayaan investor terhadap Perseroan. Menurutnya, pergerakan saham pada dua hari pertama perdagangan menjadi cerminan optimisme pasar terhadap prospek bisnis JELI ke depan sekaligus menjadi motivasi bagi manajemen untuk terus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.

Adhi menjelaskan dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan berbagai produk baru, terutama pada kategori gummies dan inovasi produk jeli lainnya. Perseroan melihat potensi pertumbuhan pasar yang masih besar sehingga inovasi produk akan menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong peningkatan penjualan dan profitabilitas.

Sementara itu, CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menilai apresiasi pasar terhadap saham JELI merupakan refleksi dari fundamental Perseroan yang telah dibangun selama lebih dari 35 tahun. Menurutnya, kekuatan merek, dominasi pangsa pasar, kemampuan berinovasi, jaringan distribusi yang luas, serta pengalaman manajemen menjadi faktor yang membuat investor memberikan respons positif terhadap saham JELI sejak awal perdagangan.

Bernadus menambahkan keberhasilan IPO JELI juga menjadi sinyal positif bagi pasar modal Indonesia bahwa perusahaan dengan fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, dan strategi pertumbuhan yang jelas masih mampu memperoleh apresiasi tinggi dari investor. Ke depan, Perseroan optimistis dapat memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar melalui inovasi produk, perluasan pasar, dan peningkatan efisiensi operasional.

Artikel Terkait

Prima Multi Usaha (PMUI) Ungkap Simpan Dana IPO Rp114M di BRI

PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan Rp91,07 miliar untuk modal kerja

CUAN Catat Kenaikan Free Float Jadi 18,68% di Juni 2026

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan porsi saham publik (free float) meningkat menjadi 18,68% pada akhir Juni 2026 dari 18,58% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, Prajogo Pangestu tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO)

Saratoga (SRTG) Umumkan Pengunduran Diri Komisaris Joyce Soeryadjaya

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri Joyce Soeryadjaya Kerr dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru