IHSG Bangkit di Sesi I, CUAN Terbang 6,1%

IHSG Bangkit di Sesi I, CUAN Terbang 6,1%
Lantai perdagangan saham di BEI
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada perdagangan sesi I, Kamis (17/9/2026). IHSG naik 26,75 poin atau 0,42% ke level 6.463,61.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif dengan level tertinggi 6.500 dan terendah 6.418. Indeks dibuka pada posisi 6.436.

Penguatan IHSG ditopang hampir seluruh sektor. 10 indeks sektoral berhasil menghijau, sedangkan hanya satu sektor yang berakhir di zona merah.

Sektor energi (IDXENERGY) menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,16%. Berikutnya sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) naik 0,89% dan sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 0,74%.

Sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) naik 0,64%, transportasi dan logistik (IDXTRANS) 0,55%, serta infrastruktur (IDXINFRA) 0,48%.

Sementara sektor teknologi naik 0,23%, properti dan real estat 0,29%, keuangan 0,16%, dan barang baku 0,06%.

Adapun sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya sektor yang melemah, meski hanya turun tipis 0,01%.

374 Saham Menguat

Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi I mencatat volume 16,89 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp7,88 triliun.

Sebanyak 374 saham menguat, 234 saham melemah, dan 178 saham stagnan.

Dari jajaran saham dengan kenaikan harga nominal terbesar, PGUN melonjak Rp1.250 menjadi Rp10.650 per saham. Kemudian DCII naik Rp1.175 menjadi Rp194.075 dan SINI bertambah Rp1.150 menjadi Rp15.625 per saham.

Sebaliknya, POLU menjadi saham dengan penurunan harga nominal terbesar, yakni Rp700 ke Rp17.300 per saham. YULE turun Rp390 menjadi Rp3.710 dan AGAR melemah Rp370 ke Rp2.160.

Dari sisi frekuensi perdagangan, BUMI menjadi saham paling aktif dengan 34.564 kali transaksi senilai Rp478 miliar.

Berikutnya MEDS diperdagangkan sebanyak 25.625 kali dengan nilai Rp45 miliar, sementara DEWA mencatat 25.292 transaksi senilai Rp213 miliar.

Di jajaran LQ45, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 6,11%. Disusul Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) yang naik 3,31% dan Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menguat 3,08%.

Sementara itu, tiga saham LQ45 yang mencatat penurunan terbesar adalah Amman Mineral Internasional (AMMN) yang turun 4,27%, Vale Indonesia (INCO) melemah 1,86%, dan Telkom Indonesia (TLKM) terkoreksi 1,50%.