EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

IHSG Ditutup Ambruk 1,33%, Tinggalkan Level 6.600

Oleh Komarudin 10 Sep 2026 16:39 2 menit baca

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Kamis (10/9/2026). IHSG ditutup anjlok 88,86 poin atau 1,33% ke level 6.589,33.

Tekanan terjadi secara merata setelah seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah. Sektor energi menjadi pemberat utama dengan penurunan 2,06%, diikuti sektor transportasi yang melemah 1,80% dan sektor infrastruktur turun 1,31%.

Pelemahan IHSG juga tercermin dari dominasi saham yang terkoreksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 516 saham turun, sementara hanya 150 saham menguat dan 127 saham bergerak stagnan.

Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp21,04 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 47,12 miliar saham.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan kenaikan. ALKA menguat Rp450 menjadi Rp4.980 per saham, sedangkan UNTR naik Rp375 ke level Rp26.375.

JARR juga mencatat penguatan Rp300 menjadi Rp3.710 per saham.

Sebaliknya, sejumlah saham mengalami tekanan cukup signifikan. SINI terkoreksi Rp700 menjadi Rp13.550 per saham. BYAN turun Rp675 ke Rp13.100, sedangkan DCII melemah Rp500 menjadi Rp201.100 per saham.

Dari sisi aktivitas transaksi, DSSA menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan 98.999 kali transaksi senilai Rp1,28 triliun. CUAN menyusul dengan 87.872 transaksi senilai Rp1,03 triliun, sedangkan KPIG tercatat sebanyak 65.965 transaksi dengan nilai Rp392 miliar.

Di jajaran indeks LQ45, Indika Energy (INDY) menjadi saham dengan pelemahan terdalam, yakni anjlok 7,69%. NCKL menyusul dengan koreksi 4,98%, sementara BUMI turun 4,50%.

Namun, tidak seluruh saham LQ45 ikut terseret arus jual. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) justru menjadi top gainer setelah menguat 4,79%.

Namun, tidak seluruh saham LQ45 ikut terseret arus jual. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) justru menjadi top gainer setelah menguat 4,79%.

ANTM juga mencatat kenaikan 2,19%, sementara UNTR menguat 1,44%.

Dengan penurunan 1,33% tersebut, IHSG kembali kehilangan level psikologis 6.600 dan menghapus sebagian penguatan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Topik terkait
IHSG top losers top gainers LQ45 Sesi I indeks sektor