IHSG Ditutup Berbalik Hijau ke Level 5.328

IHSG Ditutup  Berbalik Hijau ke Level 5.328
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada penutupan perdagangan Rabu (21/10/2026). IHSG naik 49,47 poin atau 0,94% ke level 5.328,36 setelah sempat melemah pada perdagangan sesi I.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada penutupan perdagangan Rabu (21/10/2026). IHSG naik 49,47 poin atau 0,94% ke level 5.328,36 setelah sempat melemah pada perdagangan sesi I.

Penguatan IHSG ditopang kenaikan sembilan indeks sektoral, dengan sektor kesehatan memimpin penguatan sebesar 3,35%. Selanjutnya, sektor properti naik 1,77% dan sektor infrastruktur menguat 1,47%.

Di sisi lain, dua indeks sektoral ditutup di zona merah. Sektor teknologi terkoreksi 1,12%, sedangkan sektor perindustrian melemah 0,59%.

Aktivitas perdagangan saham terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 34,35 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp17,14 triliun.

Sebanyak 369 saham ditutup menguat, sementara 308 saham melemah dan 116 saham tidak berubah.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga terbesar, antara lain PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) yang melonjak Rp1.050 menjadi Rp7.500 per saham.

Berikutnya, saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) naik Rp1.025 menjadi Rp9.325 dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) menguat Rp1.000 menjadi Rp5.925 per saham.

Sebaliknya, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengalami penurunan harga terbesar, yakni Rp1.800 menjadi Rp182.975 per saham. Saham PT Golden Flower Tbk (POLU) turun Rp825 menjadi Rp11.300, sedangkan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melemah Rp725 menjadi Rp9.650 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling aktif diperdagangkan dengan 73.537 kali transaksi dan nilai mencapai Rp1,3 triliun.

Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 67.412 kali transaksi senilai Rp2,27 triliun, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebanyak 54.360 kali transaksi senilai Rp981 miliar.

Sementara itu, pada jajaran saham unggulan indeks LQ45, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menjadi top gainer dengan kenaikan 7,02%. Posisi berikutnya ditempati PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang naik 5,19% dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang menguat 4,44%.

Adapun saham yang masuk jajaran top loser LQ45 adalah PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang turun 6,94%, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melemah 5,28%, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) terkoreksi 1,68%.