back to top

IHSG Ditutup Melemah di Level Terendah Bulan Ini

EmTrust – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Ini adalah level terlemah di sepanjang bulan ini.

IHSG ditutup melemah 8,645 poin atau 0,100% di level 8.609,551 pada penutupan perdagangan Jumat (19/12).

IHSG bergerak dari batas atas di level 8.671 hingga batas bawah pada level 8.562 setelah dibuka pada level 8.618.

Pelemahan IHSG diseret oleh mayoritas indeks sektor.

Indeks dengan pelemahan terdalam dicetak oleh IDX Sektor Transportasi dan Logistik turun 2,86%, IDX Sektor Kesehatan melemah 0,99%.

IDX Sektor Infrastruktur melemah 0,90%, IDX Sektor Teknologi turun 0,52% IDX Properti dan Real Estate melemah 0,51%, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer turun 0,25%.

Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Primer naik 0,17%, IDX Sektor Keuangan naik 0,14%, IDX Sektor Perindustrian naik 0,12% dan IDX Sektor Energi yang naik 0,08%.

Total volume transaksi bursa mencapai 40,81 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 47,04 triliun. Sebanyak 473 saham harganya turun, 197 harga sahamnya naik dan 133 flat.

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DSSA sebesar Rp3.525 menjadi Rp109.125 per lembar dan SINI sebesar Rp875 menjadi Rp9.775 lembar serta UNTR sebesar Rp825 menjadi Rp29.800 Per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MLPT sebesar Rp1.200 menjadi Rp60.100 per lembar dan POLU sebesar Rp1.075 menjadi Rp16.475 serta BYAN sebesar Rp675 menjadi Rp15.950 per lembar.

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BUMI sebanyak 87.274 kali senilai Rp945 miliar kemudian LEAD sebanyak 81.999 kali senilai Rp222 miliar dan INET sebanyak 62.070 kali senilai Rp436 miliar.

Top losers LQ45, Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 10,66%, Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 5,73% dan Merdeka Battery Tbk (MBMA) turun 2,75%.

Sedangkan Top gainers LQ45, XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 5,69%, Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 4,53% dan Dian Swastatika Tbk (DSSA) naik 3,34%.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru