back to top

IHSG Jebol 8%, BEI Tekan Tombol Trading Halt

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan bursa pada Rabu, 28 Januari 2026, menyusul tekanan jual hebat yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8%.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, trading halt diberlakukan pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan kembali dibuka pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya BEI untuk menjaga agar perdagangan saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien, di tengah volatilitas pasar yang meningkat tajam.

BEI menjelaskan, kebijakan trading halt dilakukan sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru