back to top

IHSG Menguat 0,26% di Sesi I, Tiga Saham Tambang LQ45 Pemicunya

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 23,25 poin atau 0,26% ke level 8.882,44 pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (6/1/2026).

Penguatan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral. Tercatat, delapan sektor berada di zona hijau, sementara tiga sektor lainnya melemah.

Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor barang baku yang melesat 2,81%. Disusul sektor properti yang naik 0,98% dan sektor perindustrian yang menguat 0,90%.

Adapun sektor yang melemah antara lain sektor transportasi yang turun 1,18%, sektor infrastruktur melemah 0,34%, serta sektor keuangan yang terkoreksi tipis 0,08%.

Aktivitas perdagangan saham cukup ramai. Sebanyak 571 saham menguat, 390 saham melemah, dan 246 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp19,5 triliun.

Di jajaran saham penguat, MLPT melonjak Rp4.400 menjadi Rp67.000 per saham. POLU naik Rp1.675 ke level Rp25.900 per saham, sementara ARKO melesat Rp1.425 menjadi Rp9.125 per saham.

Sementara itu, saham yang mengalami tekanan antara lain DSSA yang turun Rp2.850 ke Rp94.250 per saham, MKPI turun Rp525 menjadi Rp23.850 per saham, serta SINI melemah Rp500 ke level Rp13.500 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BUMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 208.569 kali dan nilai transaksi Rp2,6 triliun. Disusul HUMI yang ditransaksikan 92.739 kali senilai Rp408 miliar dan INET sebanyak 79.021 kali dengan nilai Rp435 miliar.

Pada indeks LQ45, saham Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi top gainer dengan kenaikan 14,64%, diikuti Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang melonjak 12,77%, serta Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Sementara itu, top losers LQ45 ditempati oleh Indosat Tbk (ISAT) yang turun 7,30%, Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 3,51%, dan Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terkoreksi 3,07%.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru