IHSG sesi I Menguat ke 6.450, Seluruh Sektor Hijau
EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan penguatan hingga akhir perdagangan sesi pertama Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/8/2026).
Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG menguat 44,591 poin atau 0,70% ke level 6.450,276.
Penguatan IHSG pada sesi pertama ditopang oleh seluruh indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Penguatan terbesar dicatatkan oleh IDX Sektor Barang Konsumer Non-Primer yang melonjak 2,19%.
Kemudian, IDX Sektor Transportasi dan Logistik naik 2,14%, IDX Sektor Properti & Real Estate menguat 1,66%, dan IDX Sektor Energi naik 1,59%.
Selanjutnya, IDX Sektor Perindustrian menguat 1,51%, IDX Sektor Kesehatan naik 1,33%, IDX Sektor Infrastruktur menguat 0,98%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Primer naik 0,97%.
Sementara itu, IDX Sektor Barang Baku menguat 0,94%, IDX Sektor Teknologi naik 0,45%, dan IDX Sektor Keuangan mencatat penguatan 0,13%.
Sebanyak 466 saham tercatat naik harga, 145 saham turun, sedangkan 169 saham bergerak stagnan.
Sejumlah saham mencatat kenaikan harga signifikan. LIFE melonjak Rp1.350 menjadi Rp8.150 per saham. Kemudian POLU naik Rp1.300 menjadi Rp17.500 per saham, sementara SRAJ menguat Rp625 menjadi Rp13.750 per saham.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan. EMAS turun Rp175 menjadi Rp8.950 per saham, SONA melemah Rp130 menjadi Rp2.410 per saham, sedangkan BYAN turun Rp100 menjadi Rp15.225 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, INET menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan 43.306 kali transaksi senilai Rp268 miliar.
Berikutnya terdapat KOTA dengan 32.466 kali transaksi senilai Rp126 miliar, serta KIJA yang diperdagangkan sebanyak 28.541 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp162 miliar.
Pada jajaran saham LQ45, penguatan terbesar hingga sesi pertama dipimpin oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 3,02%.
Kemudian PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 2,86%, disusul PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 2,75%.
Sementara itu, tiga saham yang menjadi top losers LQ45 adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang turun 1,15%, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 0,98%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 0,82%.