back to top

IHSG Tertekan di Sesi I, Hampir Semua Sektor Tersungkur

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan hari ini. Hingga penutupan sesi I, Selasa (31/3/2026), IHSG ditutup turun 37,89 poin atau 0,53% ke level 7.053,77.

Tekanan pasar terlihat semakin luas, di mana hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona merah. Dari total 11 sektor, hanya satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor barang konsumen non-siklikal yang naik 0,94%.

Sementara itu, sektor transportasi menjadi pemberat utama dengan penurunan terdalam mencapai 3,86%. Disusul sektor energi yang melemah 1,69% serta sektor perindustrian yang turun 1,45%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 15,62 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,48 triliun. Sebanyak 382 saham melemah, 272 saham menguat, dan 162 saham stagnan.

Sejumlah saham mencatatkan penguatan, di antaranya GGRM yang naik Rp550 menjadi Rp14.225 per saham, RLCO yang menguat Rp450 ke Rp6.300, serta STTP yang naik Rp350 menjadi Rp10.325 per saham.

Di sisi lain, tekanan terjadi pada saham DSSA yang turun Rp1.875 ke Rp65.000 per saham, AADI melemah Rp525 ke Rp11.150, serta DATA yang terkoreksi Rp500 ke Rp3.030 per saham.

Untuk saham teraktif, Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 40.951 kali senilai Rp478 miliar. Disusul Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebanyak 33.424 kali senilai Rp357 miliar, serta Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) sebanyak 31.193 kali senilai Rp111,3 miliar.

Di indeks LQ45, saham yang mencatatkan penguatan (top gainers) dipimpin oleh Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang naik 5,46%, diikuti Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang menguat 5,17%, serta Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang naik 3,19%.

Sementara itu, saham yang menjadi penekan (top losers) antara lain Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang turun 5,45%, disusul Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melemah 4,50%, serta Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang terkoreksi 4,11%.

Artikel Terkait

BEI Rilis Daftar 48 Saham Konsentrasi Tinggi (HSC)

PT Bursa Efek Indonesia menambah jumlah emiten yang masuk kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) menjadi 48 saham berdasarkan evaluasi struktur kepemilikan per 30 Juni

SAME Borong 90 Juta Saham JECX Harga Pasar

PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) menyampaikan bahwa PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menambah investasi dengan melakukan serangkaian pembelian saham.

TOWR Eksekusi 25,52% Saham BACH, Kepemilikan Naik Jadi 51%

TOWR, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), kepemilikannya, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), anak usahanya, PT Global Telekomunikasi Prima (GTP).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru