Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65, didorong aksi beli yang mengangkat hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.341 hingga 6.409 setelah dibuka pada level 6.343. Penguatan indeks ditopang oleh 10 dari 11 sektor yang berhasil ditutup di zona hijau.
Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 2,17%, diikuti sektor barang baku yang naik 1,63%, barang konsumen non-primer dan teknologi yang sama-sama menguat 1,25%, energi naik 1,22%, properti menguat 1,16%, transportasi bertambah 0,37%, perindustrian naik 0,34%, keuangan menguat 0,31%, serta kesehatan naik 0,11%. Sementara itu, sektor barang konsumen siklikal menjadi satu-satunya sektor yang melemah dengan penurunan 0,69%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai 37,40 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp16,06 triliun. Sebanyak 355 saham menguat, 235 saham melemah, dan 203 saham ditutup stagnan.
Dari sisi pergerakan harga, VOKS memimpin daftar top gainers setelah melonjak 35,00% ke level 270. Disusul ROCK yang naik 25,00% menjadi 1.875, KBLV menguat 24,60% ke 157, MCAS naik 24,36% menjadi 296, serta ISAT yang melesat 14,21% ke level 2.170 per saham.
Di sisi lain, TALF menjadi top loser setelah terkoreksi 14,63% ke level 875. Selanjutnya PDES turun 10,97% ke 422, TGUK melemah 9,67% ke 112, BACH terkoreksi 9,52% ke 570, dan VIVA turun 8,62% ke level 53.
Pada indeks LQ45, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi top gainer dengan kenaikan 14,21%, diikuti PT Indika Energy Tbk (INDY) yang menguat 5,88%, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 4,47%.
Sementara itu, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top loser LQ45 setelah turun 5,03%. Pelemahan juga dialami PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melemah 0,92%, serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang terkoreksi 0,70%.


