back to top

J Resources (PSAB) Finalisasi Penjualan Aset Arafura Surya Alam ke Danusa Tambang

EmTrust – Emiten pertambangan, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (IDX:PSAB) atau Perseroan resmi mengumumkan penyelesaian transaksi penjualan seluruh saham milik anak usahanya, PT J Resources Nusantara (JRN), di dalam PT Arafura Surya Alam (ASA). Transaksi ini melibatkan PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) sebagai pihak pembeli.

Berdasarkan surat laporan informasi atau fakta material yang dirilis pada 12 Februari 2026, penyelesaian transaksi (closing) tersebut telah dilakukan pada Rabu, 11 Februari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rencana transaksi yang sebelumnya telah diumumkan dalam keterbukaan informasi pada 15 September 2025.

Manajemen Perseroan menyatakan bahwa nilai transaksi yang disepakati mengacu pada nilai yang telah dicantumkan dalam keterbukaan informasi tahun lalu. Seluruh ketentuan dan definisi kapital dalam pengumuman terbaru ini tetap konsisten dengan dokumen legal yang telah diterbitkan sebelumnya. Langkah strategis ini diharapkan memberikan kejelasan atas struktur kepemilikan aset di bawah naungan PT J Resources Asia Pasifik Tbk.

Sebelumnya diketahui, Perseroan melalui JRN melepas seluruh kepemilikan sahamnya ASA kepada DTN sebanyak 2.331.139 lembar saham atau setara 99,99996% dari total modal ditempatkan dan disetor ASA akan dijual berdasarkan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan nilai transaksi sebesar USD540 juta.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru