back to top

KB Bank (BBKP) Putuskan Tak Bagi Dividen, Laba Rp66,59M Ditahan

Emitentrust.com – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) atau BBKP memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham menyetujui seluruh laba bersih Perseroan sebesar Rp66,59 miliar dibukukan sebagai laba ditahan guna memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, serta mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Keputusan tersebut diambil setelah KB Bank berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar sepanjang 2025, berbalik mencetak keuntungan dibandingkan tahun sebelumnya. Perbaikan kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan kualitas portofolio kredit, membaiknya profitabilitas, serta implementasi strategi bisnis yang lebih selektif dan berkelanjutan.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten sepanjang 2025 telah menghasilkan perbaikan kinerja dan penguatan fundamental Perseroan. Ke depan, KB Bank akan terus meningkatkan kualitas aset, mengembangkan kapabilitas digital, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memperkuat tata kelola perusahaan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (Moore). Selain itu, Dewan Komisaris diberikan kewenangan untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 serta menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.

Perseroan juga menyampaikan perkembangan proses pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai ketentuan regulator. Pembahasan agenda tersebut akan dilanjutkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya setelah seluruh proses dan persetujuan yang diperlukan terpenuhi.

Pada agenda terakhir, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan organisasi. RUPST menerima pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto sebagai Direktur Perseroan. Di saat yang sama, pemegang saham mengangkat kembali Jung Ho Han sebagai Direktur serta menyetujui pengangkatan Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana sebagai Direktur. Keduanya akan mulai menjalankan tugas setelah memperoleh persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada perdagangan hari ini Jumat (26/6) saham BBKP turun 1,89 persen ke level Rp52.

Artikel Terkait

Laba Bank Mandiri (BMRI) Naik 18,6%, Tembus Rp23,3T hingga Mei 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih bank only sebesar Rp23,3 triliun hingga periode Januari–Mei 2026 atau tumbuh 18,6% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Hermanto Tanoko Belanja 51,7 juta Saham CLEO Senilai Rp19,6M

Komisaris PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), Hermanto Tanoko, menambah kepemilikan sahamnya di emiten produsen air minum dalam kemasan tersebut dengan memborong 51,7 juta saham melalui transaksi pada 24 Juni 2026.

ALDO Umumkan Dividen Rp0,5 per Saham, Simak Jadwalnya

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,347 miliar atau Rp0,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru