Emitentrust.com – PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024, atau mengalami perbaikan lebih dari 101% secara tahunan (YoY).
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Kamis (2/4) disebutkan dari sisi operasional, KB Bank masih membukukan rugi operasional sebesar Rp1,09 triliun pada 2025.
Namun, lonjakan pendapatan non-operasional yang mencapai Rp1,24 triliun menjadi penopang utama hingga perseroan mampu mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp142,6 miliar.
Setelah memperhitungkan beban pajak, laba bersih tahun berjalan tercatat Rp66,6 miliar.
Dari sisi top line, pendapatan bunga dan syariah relatif stabil di Rp5,44 triliun, dengan pendapatan bunga bersih mencapai Rp1,19 triliun. Sementara itu, beban operasional masih cukup tinggi, terutama dari beban umum dan administrasi serta biaya tenaga kerja.
Meski demikian, tekanan dari pencadangan mulai mereda. Beban penurunan nilai aset keuangan tercatat sebesar Rp450 miliar, jauh lebih terkendali dibandingkan tekanan sebelumnya.
Di sisi neraca, total aset KB Bank meningkat menjadi Rp89,79 triliun, naik sekitar 8,1% dibandingkan Rp83,07 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kredit yang diberikan menjadi Rp47,09 triliun, naik dari Rp44,53 triliun pada tahun sebelumnya.
Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) menunjukkan pertumbuhan, terutama dari deposito berjangka yang mencapai Rp37,8 triliun serta giro dan tabungan yang juga meningkat.
Sementara itu, ekuitas perseroan naik tipis menjadi Rp8,04 triliun dari Rp7,96 triliun, seiring dengan mulai pulihnya kinerja laba dan berkurangnya akumulasi defisit.


