back to top

Langkah Baru EDGE Transaksi Rp283M

Emitentrust.com– Emiten pusat data dan layanan internet PT Indointernet Tbk (EDGE) melaporkan realisasi transaksi afiliasi berupa peningkatan modal pada dua anak usahanya, PT Digital Gayana Ekagrata (DGE1) dan PT Digital Gayana Ekaprana (DGE2).

Manajemen EDGE dalam keterangannya Senin (26/1) mengungkapkan bahwa, transaksi ini dilakukan pada 22 Januari 2026 dengan tujuan utama untuk mendukung belanja modal (capital expenditure) masing-masing anak usaha. EDGE mengucurkan dana sebesar Rp38 miliar ke DGE1 dan Rp245 miliar ke DGE2, sehingga total nilai peningkatan modal mencapai Rp283 miliar.

Manajemen EDGE menambahkan bahwa transaksi tersebut tidak memenuhi kriteria transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020, sehingga tidak dikategorikan sebagai Transaksi Material. Selain itu, transaksi ini juga merupakan Transaksi Afiliasi yang dikecualikan sesuai Pasal 6 ayat (1) huruf b POJK No. 42/2020.

Pengecualian tersebut didasarkan pada fakta bahwa EDGE memiliki 99,99% saham pada masing-masing DGE1 dan DGE2, serta transaksi dilakukan antarperusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki sedikitnya 99% oleh Perseroan.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi ini meliputi PT Indointernet Tbk, PT Ekagrata Data Gemilang (EDG), serta kedua anak usaha, yakni DGE1 dan DGE2. EDGE bertindak sebagai pengendali atas seluruh entitas tersebut.

Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi afiliasi ini tidak mengandung benturan kepentingan dan seluruh informasi yang disampaikan kepada publik telah diungkapkan secara wajar serta tidak menyesatkan.

Pada perdagangan hari ini Senin (26/1) saham EDGE turun 0,87 persen ke level Rp4.560 per saham.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru