EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

MCOL Rogoh US$60.308 untuk Eksplorasi Batu Bara di Kalimantan

Oleh Komarudin 09 Oct 2026 14:18 2 menit baca

EmitenTrust.com - PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) mengeluarkan biaya operasional eksplorasi sebesar US$60.308,82 melalui anak usahanya, PT Mandiri Intiperkasa (MIP), sepanjang kuartal III-2026. Kegiatan eksplorasi tersebut mencakup pengeboran 39 titik dengan total kedalaman mencapai 7.672 meter di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Corporate Secretary MCOL, Jie Jeanny Pratiwi, dalam keterangan tertulis pada Jumat (9/10/2026) menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi selama periode Juli hingga September 2026 masih berfokus pada pengeboran infill atau pengeboran sisipan untuk memperoleh informasi lebih rinci mengenai kondisi dan potensi batu bara di area tambang.

Dalam pelaksanaannya, MIP menggunakan metode pengeboran lubang terbuka (open hole drilling) dan pengeboran inti (coring). Setiap lubang bor juga menjalani pengukuran melalui geophysical logging guna meningkatkan akurasi data ketebalan lapisan batu bara.

Seluruh kegiatan pengeboran, termasuk pelaksanaan dan pengawasan geophysical logging, dilakukan langsung oleh divisi Geologi MIP. Perusahaan mengoperasikan mesin bor jenis Jacro 250, Jacro 350, dan Jacro 450 dengan kedalaman pengeboran maksimal 350 meter.

Sementara itu, pengujian kualitas batu bara dilakukan oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo).

MCOL menyebutkan seluruh biaya eksplorasi selama kuartal III-2026 masih dikategorikan sebagai biaya operasional. Perseroan belum mengeluarkan biaya investasi untuk kegiatan eksplorasi pada periode tersebut.

Melalui kegiatan pengeboran infill ini, MIP berupaya memperoleh data geologi yang lebih akurat untuk mendukung evaluasi potensi batu bara di wilayah operasionalnya.

Topik terkait
MCOL PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) eksplorasi anak usahanya PT Mandiri Intiperkasa (MIP) kuartal III-2026 Kabupaten Tana Tidung Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.