back to top

MEJA Endapkan Sisa Dana IPO Rp9,4M di BCA

Emitentrust.com- PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) telah merealisasikan penggunaan Rp35,95 miliar atau 79,12% dari total dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Perseroan masih menyisakan dana IPO sebesar Rp9,49 miliar yang ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Berdasarkan laporan penggunaan dana yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Selasa (7/7), MEJA menghimpun dana sebesar Rp49,44 miliar melalui IPO yang efektif pada 12 Februari 2024. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp4 miliar, Perseroan memperoleh dana bersih senilai Rp45,44 miliar.

Sesuai prospektus, seluruh dana bersih IPO dialokasikan untuk modal kerja. Hingga laporan terbaru, Perseroan telah menggunakan Rp35.952.388.060, sehingga masih terdapat Rp9.487.611.940 yang belum direalisasikan.

Manajemen menyampaikan sisa dana tersebut ditempatkan pada rekening di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai pihak ketiga dengan tingkat bunga sekitar 1% sambil menunggu realisasi penggunaan sesuai rencana.

Selain itu, Perseroan juga melaporkan perkembangan penggunaan dana hasil konversi Waran Seri I (MEJA-W). Dari potensi dana sebesar Rp36,57 miliar, Perseroan telah merealisasikan penggunaan Rp22,02 miliar, sehingga masih tersisa Rp14,55 miliar untuk direalisasikan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

Pada perdagangan hari ini Selasa (7/7) saham MEJA turun 1,1 persen di level Rp88.

Artikel Terkait

WINR Masuk Bisnis Internet, Akuisisi 60% Saham Laxo Global Akses

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperluas lini usahanya dengan mengakuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses, perusahaan penyedia layanan Internet Service Provider (ISP)

Dua Emiten Baru BACH dan EMMI Listing Besok, Mari Intip Kinerjanya

Dua emiten baru, yakni PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), akan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/7/2026).

Grup Bakrie (UNSP) Dapat Restu Konversi Utang Kreditur Jadi 14,5 Miliar Saham Baru

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru