MGLV Minta Restu Gelar Rights Issue, Akuisisi hingga Ubah Bisnis
EmitenTrust.com - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mengubah jadwal penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan RUPS Independen.
Berdasarkan Pengumuman pemanggilan rapat pada Rabu (2/9) RUPSLB dan RUPS Independen MGLV dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2026 pukul 14.00 WIB di Function Hall Pacific Century Place, Jakarta Selatan.
Salah satu agenda RUPSLB adalah meminta persetujuan pemegang saham terkait pengangkatan kembali dan/atau perubahan susunan Dewan Komisaris.
MGLV meminta persetujuan atas rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) melalui mekanisme penawaran umum terbatas.
Rencana tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan dalam melakukan perubahan dan pengembangan kegiatan usaha. Pemegang saham juga akan membahas perubahan Pasal 3 anggaran dasar mengenai maksud, tujuan, serta kegiatan usaha perseroan.
Dalam agenda yang sama, perseroan akan membahas studi kelayakan terkait rencana perubahan kegiatan usaha untuk memenuhi ketentuan transaksi material dan perubahan kegiatan usaha berdasarkan regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
Tidak berhenti pada rencana rights issue, MGLV juga meminta persetujuan pemegang saham atas rencana penjualan perusahaan-perusahaan anak kepada pihak ketiga.
Selain itu, perseroan menyiapkan pengalihan aset dan liabilitas kepada pihak ketiga. Rencana tersebut dikategorikan sebagai transaksi material berdasarkan ketentuan OJK.
Agenda lainnya adalah rencana pengambilalihan saham PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC) dari pemegang saham MGLV, yakni PT Nextier Datamate Center.
Transaksi tersebut juga mencakup rencana pengambilalihan piutang PT Nextier Datamate Center terhadap NAC dan NGC.
MGLV menyebut rencana tersebut merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 sekaligus transaksi afiliasi yang mengacu pada POJK 42/2020.
RUPS Independen juga akan dimintai persetujuan atas rencana penerimaan pinjaman pemegang saham dari PT Nextier Datamate Center.
Pinjaman tersebut masuk dalam kategori transaksi material dan transaksi afiliasi sehingga membutuhkan persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.