back to top

MTSM Kembangkan Properti Komersial

Bidik Pasar Baru, MTSM Kembangkan Properti Komersial Hingga Pusat Logam Mulia

EmitenTrust.com – Emiten properti PT Metro Realty Tbk. (MTSM) menyiapkan langkah ekspansi untuk memperkuat bisnis inti sekaligus memasuki sejumlah sektor baru. Perseroan menganggarkan investasi sekitar Rp2-4 miliar untuk mendukung pengembangan usaha tersebut.

Direktur Utama MTSM, Rose Merry Maruli, mengatakan alokasi dana investasi akan difokuskan pada pengembangan properti komersial, termasuk pembangunan sport center, pusat lifestyle di setiap gedung Metro, pusat wellness lifestyle, ekspansi ke sektor kesehatan, serta pendirian pusat perdagangan emas, dinar, dan logam mulia.

“Dana investasi sekitar Rp2-4 miliar itu akan kami gunakan secara bertahap. Saat ini sudah kami alokasikan untuk pembangunan sport center di Sunter. Ke depan, fasilitas serupa akan kami bangun di setiap properti yang kami miliki,” ujarnya dalam Public Expose di Jakarta, Jumat (12/12).

Pada kesempatan yang sama, Direktur MTSM, Sukardi, menjelaskan bahwa fokus lifestyle yang sebelumnya berada pada sektor fesyen kini berkembang ke arah wellness lifestyle. Perubahan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pola hidup sehat di era ekonomi digital.

“Kami berharap dapat meningkatkan penjualan, menarik tenant baru, serta mendorong kenaikan trafik di setiap lokasi perusahaan,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, khususnya laboratorium, Sukardi menambahkan bahwa perusahaan akan mengalokasikan investasi yang ditargetkan dapat menghasilkan recurring income sekitar Rp1 miliar per tahun. Langkah ini diharapkan memberikan stabilitas terhadap pendapatan perseroan.

Selain itu, MTSM juga berencana membangun pusat perdagangan emas, dinar, dan logam mulia. Menurut perseroan, tingginya daya beli masyarakat terhadap emas, baik sebagai perhiasan maupun instrumen investasi, menjadikan sektor ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan perusahaan.

“Kami melihat minat masyarakat terhadap emas sebagai investasi jangka panjang terus meningkat. Ini menjadi peluang besar untuk menumbuhkan pendapatan sekaligus menjaga stabilitas keuangan perusahaan,” terang Sukardi.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru