back to top

PANI Ungkap Rampungkan Private Placement Rp498M

Emitentrust.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berhasil menghimpun dana sekitar Rp498,28 miliar setelah merampungkan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Tahap IV atau private placement. Dana tersebut diperoleh dari penerbitan 72.476.600 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp6.875 per saham.

PANI dalam keterangannya Kamis (25/6) menyampaikan bahwa pelaksanaan PMTHMETD IV dilakukan pada 23 Juni 2026, sementara saham baru hasil aksi korporasi tersebut resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 24 Juni 2026.

Dalam aksi korporasi ini, saham baru diserap oleh dua investor, yakni PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd. Seluruh saham yang diterbitkan memiliki nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Manajemen menjelaskan dana hasil PMTHMETD IV akan digunakan untuk merealisasikan rencana bisnis Perseroan, terutama memperkuat struktur permodalan dan menunjang kegiatan usaha entitas anak, yakni PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.

Setelah pelaksanaan PMTHMETD IV, jumlah modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham atau bertambah sebanyak 72.476.600 saham.

Perseroan menegaskan pelaksanaan PMTHMETD IV ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Pasal 43B POJK Nomor 14/POJK.04/2019 mengenai penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sekaligus mendukung penguatan struktur permodalan dan pengembangan bisnis Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Kamis (25/6) saham PANI naik 2,7 persen ke level Rp6.625 per lembar.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru