Pendapatan JECX Naik Tipis, Tapi Laba Anjlok 37,7% di Semester I-2026
EmitenTrust.com - PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp18,86 miliar semester I 2026. Angka tersebut anjlok 37,78% dibandingkan laba bersih Rp30,31 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan laba terjadi di tengah pendapatan perseroan yang masih mencatat pertumbuhan. JECX membukukan pendapatan Rp459,38 miliar hingga akhir Juni 2026, naik 3,41% dibandingkan Rp444,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Senin (31/8/2026), beban pokok pendapatan meningkat 6,18% menjadi Rp177,54 miliar dari sebelumnya Rp167,21 miliar.
Dengan demikian, laba bruto JECX hanya tumbuh 1,74% menjadi Rp281,84 miliar, dibandingkan Rp277,01 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Tekanan semakin terlihat pada tingkat laba usaha. Laba usaha perseroan turun 15,37% menjadi Rp49,85 miliar dari sebelumnya Rp58,90 miliar.
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi kenaikan sejumlah beban operasional. Beban pemasaran meningkat menjadi Rp9,50 miliar dari Rp6,82 miliar, sedangkan beban umum dan administrasi naik menjadi Rp218,25 miliar dari Rp205,92 miliar.
Kinerja tersebut turut menekan laba sebelum pajak penghasilan. Hingga 30 Juni 2026, laba sebelum pajak JECX tercatat Rp34,56 miliar, turun 27,36% dibandingkan Rp47,58 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Alhasil, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 37,78% menjadi Rp18,86 miliar dari Rp30,31 miliar.
Dari sisi neraca, total liabilitas JECX mengalami peningkatan cukup signifikan. Hingga 30 Juni 2026, total liabilitas mencapai Rp828,23 miliar, naik 29,34% dibandingkan posisi Rp640,33 miliar pada 31 Desember 2025.
Sementara itu, total aset perseroan tercatat Rp1,53 triliun per 30 Juni 2026. Nilai tersebut meningkat 5,52% dibandingkan Rp1,45 triliun pada akhir Desember 2025.