Pengendali Baru DPUM Buka Rencana Ekspansi Rp100 Miliar
EmitenTrust.com - PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengungkap profil serta rencana strategis PT Rama Indonesia sebagai pemegang saham pengendali baru perseroan. Bagian dari Unirama Group tersebut menyiapkan dukungan terhadap pemulihan bisnis sekaligus ekspansi DPUM dengan rencana belanja modal sekitar Rp100 miliar.
Berdasarkan keterangan DPUM melalui surat No. 049/Corsec-DPUM/IX/2026 tertanggal 14 September 2026, PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, kelompok usaha yang bergerak dalam penyediaan solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi atau fast-moving consumer goods (FMCG) di Indonesia.
Unirama Group memiliki pengalaman dalam proses pengadaan hingga distribusi produk, serta didukung jaringan distribusi, infrastruktur pergudangan, dan jangkauan operasional di berbagai wilayah Pulau Jawa.
Di bawah pengendali baru tersebut, DPUM pada 2026 memiliki rencana ekspansi dengan belanja modal sekitar Rp100 miliar. Perseroan juga menetapkan sasaran peningkatan EBITDA rata-rata sekitar 7,75% per tahun untuk periode 2027 hingga 2030.
Meski demikian, DPUM menegaskan bahwa rencana tersebut masih bergantung pada hasil evaluasi, ketersediaan pendanaan, persetujuan organ perseroan dan/atau regulator apabila diperlukan, serta kondisi usaha pada saat pelaksanaan.
Dukungan PT Rama Indonesia juga diarahkan untuk mempercepat pemulihan kegiatan usaha DPUM setelah kebakaran yang terjadi pada fasilitas operasional perseroan di Pati pada 6 Juni 2026.
Dukungan tersebut mencakup percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, optimalisasi fasilitas operasional lainnya, penguatan rantai pasok, serta upaya menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Di sisi lain, proses klaim asuransi atas kejadian kebakaran tersebut masih dalam tahap finalisasi. Berdasarkan perkembangan pembahasan dengan pihak asuransi, manajemen DPUM menyatakan keyakinannya bahwa klaim dapat direalisasikan sebesar 100% dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.
Perseroan menilai masuknya PT Rama Indonesia sebagai pemegang saham pengendali baru memberikan gambaran mengenai arah dukungan strategis untuk pemulihan dan pengembangan usaha DPUM.
Namun, perseroan menegaskan bahwa rencana belanja modal, target pertumbuhan EBITDA, maupun realisasi klaim asuransi merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pelaksanaannya tetap bergantung pada evaluasi, persetujuan yang diperlukan, kondisi usaha, ketersediaan pendanaan, serta penyelesaian proses klaim asuransi.
Dengan strategi tersebut, DPUM kini mengarahkan fokus pada pemulihan fasilitas terdampak kebakaran sekaligus pengembangan bisnis melalui ekspansi yang direncanakan mulai 2026.