back to top

Pengendali WINR Makin Rajin Jual Puluhan Juta Saham di FCA, Ini Alasannya

Emitentrust.com – Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), Pemenang Nusantara Internasional, melepas 24,85 juta saham pada 13 Juli 2026. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp497 juta.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham pada 18 Juli 2026 disebutkan penjualan dilakukan secara tidak langsung sebanyak 24.850.000 saham pada harga Rp20 per saham, sehingga total nilai transaksi tercatat sekitar Rp497.000.000.

Aksi divestasi tersebut bertujuan menambah porsi saham free float Perseroan. Meski demikian, Pemenang Nusantara Internasional tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali dan menyatakan akan mempertahankan pengendalian atas WINR.

Pasca transaksi, kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional berkurang dari 2.842.368.400 saham atau 54,29% menjadi 2.817.518.400 saham atau 53,82% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Sebelumnya Pemenang Nusantara Internasional divestasi kepemilikan sahamnya pada 24 Juni 2026 menjual 7.618.600 saham dengan harga Rp20 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp152,37 juta.

Sementara pada transaksi kedua, dijual sebanyak 497.300 saham dengan harga Rp22 per saham, dengan nilai sekitar Rp10,94 juta.

Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional, divestasi kepemilikan sahamnya pada 22 Juni 2026 sebanyak 3.869.400 saham dengan harga Rp22 per saham.

Sebelumnya lagi Pemenang Nusantara Internasional, melepas sebanyak 10 juta saham pada 15 Juni 2026 dengan harga Rp26 per saham.Dengan demikian, total nilai transaksi divestasi tersebut mencapai sekitar Rp260 juta.

Artikel Terkait

Pemilik Manfaat Akhir Blue Bird Lego Saham BIRD Rp78,3M, Ada Apa?

PT Blue Bird Tbk (BIRD), menyampaikan bahwa Sri Adriyani Lestari, melepas 52,56 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp78,31 miliar.

Market Cap Melonjak Jadi Rp10.749T, IHSG Terbang 4,24% Dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 3,95% sepanjang perdagangan 13–17 Juli 2026 menjadi Rp10.749 triliun, naik sekitar Rp409 triliun

Andry Hakim Pertahankan 5% Saham CBRE, Isyarat Bullish?

Pertahankan Kepemilikan 5%, Andry Hakim Perkuat Optimisme Investor terhadap CBRE

Populer 7 Hari

Berita Terbaru