back to top

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, INDY Dirikan Anak Usaha Manufaktur Otomotif

EmTrust – PT Indika Energy Tbk. (INDY) terus memacu strategi diversifikasi bisnisnya ke sektor berkelanjutan. Melalui dua anak usahanya, emiten berkode saham INDY ini resmi mendirikan entitas baru bernama PT INVI Manufaktur Andalan Indonesia (“IMAI”) pada 12 Januari 2026.

Pendirian IMAI dilakukan oleh PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Mitra Motor Group (MMG), yang keduanya merupakan anak perusahaan dengan kepemilikan tidak langsung oleh INDY sebesar lebih dari 99%. Pembentukan ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 13 Januari 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, IMAI diproyeksikan untuk bergerak di sektor manufaktur otomotif. Fokus utamanya mencakup Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih (KBLI 29101), serta Industri Karoseri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih, termasuk Industri Trailer dan Semitrailer (KBLI 29200).

Struktur kepemilikan modal dalam entitas baru ini menempatkan EMB sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 99,9% atau setara Rp999.000.000, sementara MMG memegang sisa 0,1% saham senilai Rp1.000.000. Dengan demikian, total modal ditempatkan dan disetor untuk pendirian IMAI berjumlah Rp1.000.000.000.

“Perseroan berkeyakinan bahwa pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Indika Energy Tbk., Adi Pramono, dalam keterangan tertulisnya.

Pihak manajemen juga menegaskan bahwa pembentukan anak usaha ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan Perseroan. Sebaliknya, langkah ini akan menambah entitas baru yang laporan keuangannya akan terkonsolidasi ke dalam laporan keuangan konsolidasi PT Indika Energy Tbk.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru