EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

PJHB Simpan Seluruh Laba 2025 untuk Pengembangan Bisnis

PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham

Oleh Komarudin 18 Jun 2026 11:30 2 menit baca

Emitentrust.com - PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp11,08 miliar. Perseroan memutuskan untuk membukukan seluruh laba tersebut sebagai laba ditahan guna mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha ke depan.

Selain itu, Perseroan juga akan menyisihkan dana cadangan hingga maksimal 20% dari total laba bersih untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perseroan. Dengan keputusan tersebut, tidak ada dividen yang dibagikan kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025.

RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 1,399 miliar saham atau 72,86% dari total saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan mayoritas pemegang saham yang hadir.

Selain menyetujui penggunaan laba, pemegang saham juga menerima dan mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik & Indra dengan opini “Wajar dalam Semua Hal yang Material”. Rapat juga memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas selama tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham turut menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kegiatan usaha utama PJHB ditegaskan pada bidang Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Umum (KBLI 50121), sementara kegiatan penunjang mencakup Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 64210).

Manajemen menilai perubahan tersebut akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis dan memperkuat posisi PJHB di sektor pelayaran nasional.

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham PJHB turun 2,19 persen ke level Rp179.

Topik terkait
dividen RUPST emiten hotel Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bagi dividen pada 15 Juni 2026 PJHB PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB