Estee Gold Feet (EURO) Dapat Restu Rights Issue 2 miliar saham

Estee Gold Feet  (EURO) Dapat Restu Rights Issue  2 miliar saham
PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) mendapat restu pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) mendapat restu pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru.

Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 18 September 2026. Seluruh agenda rapat disetujui secara bulat oleh pemegang saham yang hadir.

Dalam keterbukaan informasi, EURO menyebut saham baru yang akan diterbitkan dalam aksi PMHMETD memiliki nilai nominal Rp5 per saham. Dengan jumlah maksimal 2 miliar saham, nilai nominal saham baru yang dapat diterbitkan mencapai Rp10 miliar.

Namun, perseroan belum menetapkan secara final harga pelaksanaan, rasio HMETD, jumlah saham yang akan benar-benar diterbitkan, serta jadwal pelaksanaan rights issue. RUPSLB memberikan kewenangan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk menetapkan sejumlah detail tersebut sesuai dengan ketentuan pasar modal dan setelah memperoleh persetujuan regulator.

Direksi juga mendapat mandat untuk menunjuk pihak-pihak yang diperlukan dalam pelaksanaan aksi korporasi, termasuk penjamin emisi atau pembeli siaga, kantor akuntan publik, konsultan hukum, biro administrasi efek, serta lembaga terkait lainnya.

EURO juga telah memperoleh persetujuan untuk mencatatkan seluruh saham baru hasil PMHMETD di Bursa Efek Indonesia (BEI).

RUPSLB yang membahas aksi korporasi tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 2.096.978.420 saham atau 82,27% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Agenda PMHMETD memperoleh persetujuan 100% dari suara yang hadir.

Selain rights issue, EURO melakukan perubahan susunan manajemen. Pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Darren Nathaniel Tandra dari posisi Komisaris.

Selanjutnya, Darren diangkat sebagai Direktur perseroan. Dengan perubahan tersebut, susunan Direksi EURO kini terdiri dari Marianti Hidayat sebagai Direktur Utama, Suryati sebagai Direktur, dan Darren Nathaniel Tandra sebagai Direktur.

Di jajaran Dewan Komisaris, posisi Komisaris Utama tetap ditempati Sumadi Rusli, sedangkan Dionisius Indri Priyobodo diangkat sebagai Komisaris.

Seluruh perubahan tersebut berlaku efektif sejak RUPSLB ditutup dan memiliki masa jabatan hingga penutupan RUPS tahunan yang diselenggarakan pada 2 Juni 2031, sesuai keputusan perseroan.

RUPSLB juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar EURO mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha perseroan.

Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kegiatan usaha EURO dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025.

Pada perdagangan hari ini Selasa (22/9) saham EURO  turun 5,02 persen ke level Rp1.420.