back to top

Respons Volatilitas Saham, IBST Ungkap Rencana Pemenuhan Refloat

EmTrust – Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST), memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul terjadinya volatilitas transaksi efek pada saham perseroan. Melalui surat nomor 002/IBST-CSY/I/2026, perseroan menjawab permintaan penjelasan bursa guna menjaga transparansi informasi bagi para pemodal.

Sekretaris Perusahaan IBST, Suciratin, menegaskan bahwa hingga saat ini manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan ke publik yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan secara signifikan. Perseroan menyatakan telah mematuhi seluruh ketentuan keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 31/POJK.04/2015.

Poin menarik yang disampaikan dalam penjelasan tersebut berkaitan dengan rencana pemegang saham utama pasca pelaksanaan penawaran tender wajib. Manajemen mengungkapkan bahwa saat ini pemegang saham utama sedang mempertimbangkan upaya-upaya untuk memenuhi ketentuan refloat atau penyebaran kembali saham ke publik. Langkah ini diambil sebagai konsekuensi dari perolehan saham hasil tender offer agar porsi kepemilikan publik kembali sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Meskipun terdapat rencana pemenuhan refloat, manajemen menegaskan bahwa sampai dengan tanggal laporan ini diterbitkan, belum ada rencana strategis lain dari pemegang saham utama terkait kepemilikan mereka di perseroan. Perseroan juga tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, setidaknya untuk tiga bulan mendatang, yang dapat memengaruhi struktur modal atau pencatatan saham di bursa.

Terkait aktivitas transaksi di pasar, IBST menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang memicu fluktuasi harga saham saat ini. Seluruh operasional perusahaan tetap berjalan normal dan manajemen berkomitmen untuk terus mengikuti arahan otoritas pasar modal dalam setiap langkah strategisnya.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru