back to top

RMKE Tertekan! Laba & Pendapatan Merosot Hampir 10% di 2025

Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengalami tekanan sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp245,43 miliar, turun dari Rp272,49 miliar pada 2024 atau melemah sekitar 9,93% secara tahunan (YoY).

Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga ikut terkoreksi dari Rp65,32 menjadi Rp55,27, atau turun sekitar 15,38% YoY.

Dalam laporan keuangan yang dikutip Selasa (31/3) disebutkan penurunan laba terjadi di tengah pelemahan pendapatan. RMKE mencatatkan pendapatan Rp2,21 triliun, turun sekitar 9,93% YoY dibandingkan Rp2,46 triliun pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, perseroan masih mampu menjaga profitabilitas dengan membukukan laba bruto Rp405,35 miliar, meski turun dari Rp460,47 miliar pada 2024.

Dari sisi beban, biaya operasional relatif terkendali dengan beban umum dan administrasi sebesar Rp82,38 miliar. Namun, beban keuangan meningkat menjadi Rp36,66 miliar. Di sisi lain, pendapatan keuangan melonjak signifikan menjadi Rp31,69 miliar, membantu menahan penurunan laba lebih dalam.

Pada level neraca, total aset RMKE tumbuh menjadi Rp2,84 triliun dari Rp2,36 triliun. Lonjakan ini ditopang kenaikan signifikan pada kas dan setara kas yang melonjak tajam menjadi Rp257,85 miliar dari sebelumnya Rp43,66 miliar.

Sementara itu, liabilitas naik menjadi Rp882,41 miliar, seiring adanya tambahan utang obligasi. Namun, ekuitas juga ikut menguat menjadi Rp1,95 triliun dari Rp1,72 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang masih solid.

Dari sisi arus kas, kas bersih dari aktivitas operasi tercatat Rp235,11 miliar, meski turun dibandingkan Rp422,32 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, secara keseluruhan posisi kas meningkat signifikan berkat aktivitas pendanaan, termasuk penerbitan obligasi.

Pada perdagangan hari ini Rabu (1/4) saham RMKE naik 1,34 persen ke level Rp2.940. Dalam sepekan terakhir RMKE drop 5,1 persen dari harga Rp3.100, dalam sebulan anjlok 17,1 persen.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru