Saham Terbang 124% Lepas Suspensi Masuk Papan Pemantauan Khusus
BAJA, Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), daftar Efek Bersifat Ekuitas, Pemantauan Khusus, 19 Agustus 2026.
EmitenTrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) ke dalam daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus mulai 19 Agustus 2026.
Berdasarkan pengumuman Bursa, BAJA masuk ke kriteria nomor 10, yakni efek yang dikenakan penghentian sementara perdagangan atau suspensi selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
Saham BAJA tercatat masuk ke dalam daftar pemantauan khusus pada papan Pengembangan. Perubahan status tersebut efektif mulai perdagangan 19 Agustus 2026.
Masuknya BAJA ke dalam kriteria tersebut tidak terlepas dari suspensi perdagangan yang sebelumnya diberlakukan BEI terhadap saham perseroan.
BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham BAJA mulai 7 Agustus 2026 setelah saham tersebut mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Sebelum suspensi diberlakukan, saham BAJA ditutup di level Rp362 per saham.
Saham BAJA Sempat Meroket
Pergerakan saham BAJA memang menjadi sorotan setelah mencatatkan kenaikan signifikan.
Dalam satu pekan sebelum suspensi, saham BAJA telah menguat sekitar 38,17%. Dalam sebulan, kenaikannya mencapai sekitar 124,8%, dari level Rp161 pada 7 Juli 2026 menjadi Rp362.
Sementara dalam periode enam bulan, saham BAJA telah melonjak sekitar 160%, dibandingkan level Rp139 pada 9 Februari 2026.
Sebelum suspensi, BEI juga telah menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham BAJA. Status tersebut diberikan karena terdapat pergerakan harga saham yang dinilai berada di luar kebiasaan.