EmitenTrust Versi penuh
Stock and Market

Sisa Dana IPO GULA Masih Ngendap di BCA Tanpa Bunga

PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melaporkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang efektif pada 3 Agustus 2022. Dari total dana bersih IPO sebesar Rp50,34 miliar, hampir seluruhnya telah direalisasikan,

Oleh Komarudin 09 Jan 2026 10:28 1 menit baca

Emitentrust.com - PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melaporkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang efektif pada 3 Agustus 2022. Dari total dana bersih IPO sebesar Rp50,34 miliar, hampir seluruhnya telah direalisasikan, menyisakan dana sebesar Rp3,25 miliar yang hingga kini masih mengendap di rekening bank.

Berdasarkan laporan resmi perseroan, sisa dana IPO sebesar Rp3.252.358.471 ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tanpa imbal hasil alias berbunga 0 persen. Dana tersebut dikategorikan sebagai dana milik pihak ketiga dan belum digunakan untuk aktivitas operasional lanjutan.

Adapun realisasi penggunaan dana terbesar terserap untuk pembelian dan instalasi mesin yang mencapai Rp28,88 miliar atau sekitar 57 persen dari total dana IPO. Sementara itu, pembangunan pabrik dan fasilitas penunjang lainnya menyerap Rp11,39 miliar atau 23 persen, dan sisanya sebesar Rp10,06 miliar dialokasikan sebagai modal kerja.

Menariknya, jika dibandingkan dengan rencana awal dalam prospektus, terdapat pergeseran alokasi dana, khususnya pada pos pembangunan pabrik dan pembelian mesin. Meski secara persentase masih sejalan, realisasi menunjukkan penyesuaian nominal yang cukup signifikan.

Di sisi lain, biaya penawaran umum juga memakan porsi tidak kecil. Total biaya emisi tercatat mencapai lebih dari Rp3,17 miliar, mencakup underwriting fee, management fee, selling fee, hingga jasa profesi penunjang pasar modal.

Topik terkait
IPO PT Bank Central Asia Tbk (BCA) GULA PT Aman Agrindo Tbk (GULA) imbal hasil