back to top

SMMA Guyur Dana Segar ke Pasar Gadai Digital, Bakal Jadi Raja Gadai Baru?

EmTrust – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), resmi mengumumkan penambahan setoran modal pada anak usahanya, PT Pasar Gadai Digital. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan struktur modal entitas anak yang bergerak di sektor jasa gadai berbasis digital tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (23/12/2025), manajemen SMMA menyatakan telah menyuntikkan dana sebesar Rp2.000.000.000 (dua miliar rupiah). Transaksi penambahan modal ini telah dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2025.

Direksi Perseroan menjelaskan bahwa nilai transaksi tersebut tidak melebihi ambang batas 20 persen dari ekuitas perusahaan, sehingga dikategorikan sebagai transaksi yang tidak bersifat material. Selain itu, manajemen memastikan aksi korporasi ini tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan secara konsolidasi.

“Tidak ada dampak kejadian, informasi, atau fakta penting terhadap operasional, hukum, maupun proyeksi keuangan perseroan,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.

Pasca-transaksi ini, struktur kepemilikan saham di PT Pasar Gadai Digital mengalami perubahan komposisi nilai nominal. PT Sinar Mas Multiartha Tbk kini menguasai 4.999 lembar saham atau setara dengan 99,98 persen kepemilikan. Sementara itu, sisa kepemilikan sebesar 0,02 persen atau sebanyak 1 lembar saham dipegang oleh PT Shinta Utama

Artikel Terkait

Pengelola gerai KFC (FAST) Rugi Rp369M, Susut 53,7% di 2025

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) emiten makanan siap saji KFC mencatatkan perbaikan kinerja signifikan sepanjang 2025 meski masih membukukan rugi bersih.

KOTA Berbalik Jadi Untung Rp41,63M di 2025, Ini Pemicunya

PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) berhasil mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2025 dengan membalikkan posisi dari rugi menjadi laba.

ADRO Jadwalkan Pembagian Dividen Tunai, Cum 27 April 2026

Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten tambang ini resmi membagikan dividen tunai sebesar USD197,5 juta untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru