Emitentrust.com – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat sebanyak 2.415.639.368 saham dari total 8.319.512.975 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam laporan tersebut, perseroan juga menegaskan Richards Matthew Paul yang berdomisili di 600 North Bridge Road, #08-01/02 Singapura tersebut tetap menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) PT TBS Energi Utama Tbk. Richards Matthew Paul tercatat sebagai pengendali tingkat individu melalui kepemilikan tidak langsung pada Highland Strategic, yang menguasai 59,905% saham perseroan.
Struktur kepemilikan saham TOBA tidak mengalami perubahan sepanjang Juni 2026. Highland Strategic tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 4.983.799.956 saham atau 59,905%, disusul PT Toba Sejahtra yang menggenggam 658.488.144 saham atau 7,915%.
Di jajaran manajemen, Direktur Dicky Yordan masih memiliki 176.911.571 saham atau 2,126%. Sementara direksi lainnya seperti Alvin Firman Sunanda, Juli Oktarina, Mufti Utomo, dan Sudharmono Saragih juga mempertahankan kepemilikan sahamnya tanpa perubahan selama periode pelaporan.
Perseroan juga mencatat jumlah pemegang saham berdasarkan Single Investor Identification (SID) menurun menjadi 47.120 SID pada akhir Juni 2026, dari 48.023 SID pada bulan sebelumnya atau berkurang 903 SID. Manajemen menegaskan penyusunan LBRE telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk perhitungan free float yang mengecualikan saham milik pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, dan saham treasuri.


