back to top

TP Rachmat Kembali Lego 14,2 Juta Saham ESSA Harga Premium, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menyampaikan bahwa Salah satu pemegang saham Theodore Permadi Rachmat atau TP Rachmat, kembali melakukan aksi divestasi.

Manajemen ESSA mengungkapkan, pada 31 Maret 2026, TP Rachmat melalui Permadi Rachmat melepas sebanyak 14.277.900 saham di kisaran harga Rp750 hingga Rp765 per lembar atau berkisar senilai Rp10,9 Miliar.

Tak hanya itu, sebelumnya pada 26 Maret 2026, di mana ia telah lebih dulu melepas 60.822.800 saham di rentang harga Rp740 hingga Rp775 per saham.

“Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung,”tuturnya.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham Permadi Rachmat di ESSA berkurang menjadi menjadi 859,9 juta lembar saham setara dengan 4,9918% dibandingkan sebelumnya sebanyak 874,2 juta lembar saham setara dengan 5,0746%.

Pada perdagangan hari ini Rabu (1/4) saham ESSA turun 6,34 persen ke level Rp665 per lembar.

Sebagai informasi Pemilik utama PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) adalah kombinasi dari investor strategis dan individu, dengan pemegang saham terbesar per awal 2026 adalah PT Akraya International (7,84%), Theodore Permadi Rachmat (7,16%), dan Garibaldi Thohir (14,55%). Sedangkan publik menguasai porsi terbesar, mencapai sekitar 54,06%.

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang energi dan petrokimia, khususnya dalam pemurnian dan pengolahan gas bumi. Bisnis utamanya meliputi pengoperasian kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan produksi Amoniak.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru