EmTrust – PT Perintis Triniti Properti Tbk atau TRINLAND (IDX: TRIN) menegaskan langkah transformasi bisnisnya dengan memperluas portofolio ke sektor properti dan infrastruktur bernilai tambah tinggi. Strategi diversifikasi ini dilakukan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri properti nasional.
Masuknya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai strategic partner sekaligus Komisaris Utama dinilai membawa perspektif strategis baru yang memperkaya arah pengembangan bisnis Perseroan ke depan. Kehadiran Saraswati menjadi bagian penting dalam penyusunan visi jangka panjang TRINLAND yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar.
Manajemen TRINLAND menilai transformasi bisnis menjadi langkah krusial seiring perubahan lanskap industri properti. Di satu sisi, Perseroan tetap berfokus menyelesaikan proyek-proyek eksisting serta memastikan proses serah terima kepada konsumen berjalan tepat waktu dan berkualitas. Di sisi lain, TRINLAND secara paralel mengakselerasi strategi peningkatan recurring income guna memperkuat stabilitas keuangan.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, TRINLAND berencana memperluas bisnis ke sejumlah sektor strategis, antara lain pengembangan logistic park, data center, serta ultra luxury hospitality. Ketiga sektor ini dipilih karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, permintaan yang terus meningkat, serta selaras dengan visi pengembangan Perseroan.
Pengembangan fasilitas data center dan ultra luxury hospitality akan difokuskan di kawasan pusat aktivitas bisnis. Perseroan meyakini percepatan transformasi digital, pertumbuhan ekonomi perkotaan, serta meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan kualitas hidup akan mendorong permintaan signifikan terhadap infrastruktur logistik, digital, dan hospitality berbasis green development di masa depan.
Co-Founder & Group CEO TRINLAND, Ishak Chandra, menyampaikan bahwa perubahan kebutuhan pasar membuka peluang pertumbuhan baru bagi Perseroan.
“Kami melihat peluang besar di sektor logistik, digital infrastructure, dan luxury hospitality. Dengan pengalaman TRINLAND dalam mengembangkan proyek properti terintegrasi dan berkualitas tinggi, kami optimistis diversifikasi ini akan menjadi motor pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.
Ishak menegaskan bahwa strategi tersebut dirancang secara terukur dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta keselarasan dengan kekuatan inti Perseroan di sektor properti.
Senada dengan hal tersebut, Komisaris Utama TRINLAND Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menilai diversifikasi bisnis merupakan bagian dari visi jangka panjang Perseroan untuk tetap relevan dan berdaya saing.
“Pelebaran sayap bisnis ini mencerminkan komitmen TRINLAND untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Ke depan, TRINLAND akan mempersiapkan seluruh aspek teknis, komersial, dan operasional guna memastikan implementasi strategi berjalan optimal. Perseroan menargetkan tahap awal pengembangan bisnis baru ini mulai dijalankan pada kuartal I-2026. Dengan arah pengembangan tersebut, TRINLAND optimistis dapat memperkuat posisi bisnis, meningkatkan kualitas pendapatan, serta membangun pertumbuhan yang lebih resilien di tengah tantangan industri properti dan infrastruktur nasional


