back to top

Usai Ambruk 50 Persen, FLMC Stagnan Lepas Suspensi

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) mulai sesi I perdagangan Kamis (25/6/2026), setelah sebelumnya dikenakan penghentian sementara (suspensi) dalam rangka cooling down.

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham FLMC pada 24 Juni 2026 menyusul penurunan harga kumulatif yang dinilai signifikan. Suspensi tersebut bertujuan memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya secara lebih matang.

Meski telah kembali diperdagangkan, saham FLMC belum menunjukkan pergerakan berarti. Hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis (25/6/2026), saham FLMC tercatat stagnan di level Rp72 per saham.

Dalam sepekan terakhir, saham ini telah terkoreksi sekitar 19,1%. Sementara dalam satu bulan, harga saham FLMC telah merosot sekitar 50% dari sebelumnya berada di level Rp145 per saham.

Artikel Terkait

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Emas Antam Kamis ini naik Rp20.000 per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis (13/8/2026) kembali mengalami kenaikan. Harga emas Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.700.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.680.000 per gram.

GOTO Dikeluarkan MSCI, CPIN Turun Kasta ke Small Cap

Morgan Stanley Capital International (MSCI) tetap mempertahankan Indonesia dalam kelompok negara emerging market setelah menyelesaikan tinjauan tahunan 2026 untuk indeks MSCI Frontier Emerging Markets.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru