back to top

WIKA Beton (WTON) Unjuk Gigi di Thailand Rail 2026

Emitentrust.com- Langkah ekspansi global kembali ditunjukkan oleh PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau (WTON). Emiten konstruksi ini tampil sebagai satu-satunya representasi Indonesia dalam ajang bergengsi Thailand Rail 2026 yang digelar di Bangkok pada 30 Maret 2026.

Forum yang diinisiasi oleh Bricsa Consulting ini menjadi panggung strategis bagi pelaku industri transportasi Asia Tenggara untuk menjajaki peluang investasi dan kolaborasi di sektor perkeretaapian.

Dalam forum tersebut, Manajer Penjualan Regional WIKA Beton, Yomil Ravianda, tampil sebagai pembicara utama dalam sesi “Lessons Learned of Strategic Alliance Schemes.”

Ia menegaskan bahwa WIKA Beton kini tidak lagi sekadar produsen beton pracetak, tetapi telah bertransformasi menjadi pemain yang menguasai sistem perkeretaapian modern secara menyeluruh—mulai dari desain, fabrikasi, hingga integrasi struktur rel.

Kepercayaan diri ini bukan tanpa alasan. WIKA Beton membawa rekam jejak proyek strategis, seperti: LRT Jakarta, MRT Jakarta dan Metro Manila Subway.

Portofolio tersebut menjadi bukti kapasitas perusahaan dalam menggarap proyek transportasi modern berstandar internasional.

Kehadiran WIKA Beton di forum ini langsung menyita perhatian. Perseroan dinilai mampu menjadi jembatan antara minat investor global dengan realisasi proyek nyata di sektor perkeretaapian.

Sinergi lintas sektor dinilai krusial, mengingat proyek rel memiliki kompleksitas tinggi, membutuhkan investasi besar, serta melibatkan integrasi sistem yang tidak sederhana.

Partisipasi ini sekaligus mempertegas ambisi WIKA Beton untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri perkeretaapian Asia Tenggara.

Dengan kombinasi pengalaman teknis, inovasi manufaktur, dan kolaborasi global, WIKA Beton membidik peran lebih besar dalam pembangunan infrastruktur transportasi modern yang berkelanjutan.

Artikel Terkait

OJK Yakin MSCI Tak Turunkan Status Pasar Modal RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis status pasar modal Indonesia tidak akan diturunkan oleh Morgan Stanley Capital International(MSCI) Inc,

Laba TUGU Melejit 77% di 2025 Ini Rahasianya

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat lonjakan laba bersih sepanjang 2025, menegaskan konsistensi fundamental bisnis di tengah dinamika industri asuransi dan penerapan standar akuntansi baru PSAK 117.

Bos SIDO Borong Saham di Tengah Pergerakan Stagnan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) menyampaikan bahwa Irwan Hidayat, selaku direktur kembali menambah kepemilikan sahamnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru