back to top

Anak Usaha LION Kantongi Kredit Rp25 Miliar dari Bank Mandiri

EmTrust – PT Lion Metal Works Tbk (IDX: LION) melalui anak usahanya, PT Singa Purwakarta Jaya, menandatangani addendum perjanjian kredit beserta perjanjian assesoir dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Penandatanganan addendum tersebut dilakukan pada 30 Desember 2025.

Direktur LION, Lawer Supendi, dalam keterangan tertulis pada Senin (13/1), menyampaikan bahwa nilai fasilitas kredit dalam addendum perjanjian tersebut sebesar Rp25 miliar. Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan deposito berjangka Bank Mandiri senilai Rp20 miliar atas nama PT Lion Metal Works Tbk, dengan nilai buku per 10 Desember 2025 sebesar Rp28,3 miliar.

Lebih lanjut, Lawer menjelaskan bahwa berdasarkan laporan keuangan audit tahun buku 2023, ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp501,05 miliar. Dengan demikian, nilai jaminan deposito tersebut setara dengan 4,99% dari total ekuitas Perseroan.

“Dengan nilai tersebut, transaksi ini masih berada di bawah ambang batas 20% sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020, sehingga tidak termasuk sebagai transaksi material,” jelasnya.

Dari sisi operasional, fasilitas kredit tersebut diharapkan dapat mendukung arus kas (cash flow) PT Singa Purwakarta Jaya, meningkatkan likuiditas keuangan, serta menjaga keberlangsungan usaha anak perusahaan tersebut.

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru