back to top

Percepat Proyek, SMRA Gelontorkan Modal ke Anak Usaha

Emitentrust.com- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan adanya transaksi afiliasi berupa penambahan modal antar entitas dalam grup Summarecon, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp27 miliar.

Lydia Tjio Corporate Secretary SMRA dalam keterangannya Kamis (8/1) merinci, bahwa PT Bandung Tatanan Kota melakukan penambahan modal dengan pemegang saham PT Mahkota Permata Perdana sebesar Rp6,505 miliar. Sementara itu, PT Banyumas Eka Mandiri menerima tambahan penyertaan modal dari PT Mahkota Intan Cemerlang senilai Rp20,515 miliar.

Seluruh transaksi penambahan modal tersebut telah memperoleh persetujuan perubahan Anggaran Dasar masing-masing perusahaan pada 6 Januari 2026.

Lydia menegaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, mengingat seluruh pihak yang terlibat merupakan perusahaan terkendali dalam satu grup usaha. Dengan demikian, transaksi dilakukan bukan dengan pihak independen, melainkan dalam rangka penguatan struktur permodalan internal.

Langkah injeksi modal ini memunculkan spekulasi di kalangan pelaku pasar terkait arah strategi bisnis Summarecon ke depan, terutama dalam pengembangan proyek-proyek properti dan kawasan terpadu yang menjadi fokus utama grup usaha tersebut.

Artikel Terkait

BEI Jelaskan Alasan GOTO Masih Bertahan di IDX30, LQ45 dan IDX80 Meski Saham di Level Rp50

Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan alasan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih tercatat sebagai konstituen indeks IDX30, LQ45, dan IDX80, meskipun harga saham perseroan telah bertahan di level Rp50 per saham sejak 5 Mei 2026.

Lautan Luas (LTLS) Cetak Laba Rp124,4M, Melonjak 56% pada Semester I-2026

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp124,48 miliar pada semester I-2026, meningkat 56,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp79,60 miliar.

Tekanan Belum Usai! IHSG Ditutup Merosot ke Level 6.130

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Koreksi yang terjadi hari ini menjadi penurunan lima hari berturut-turut, dengan IHSG ditutup melemah 55,19 poin atau 0,89% ke level 6.130,58.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru