back to top

Percepat Proyek, SMRA Gelontorkan Modal ke Anak Usaha

Emitentrust.com- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan adanya transaksi afiliasi berupa penambahan modal antar entitas dalam grup Summarecon, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp27 miliar.

Lydia Tjio Corporate Secretary SMRA dalam keterangannya Kamis (8/1) merinci, bahwa PT Bandung Tatanan Kota melakukan penambahan modal dengan pemegang saham PT Mahkota Permata Perdana sebesar Rp6,505 miliar. Sementara itu, PT Banyumas Eka Mandiri menerima tambahan penyertaan modal dari PT Mahkota Intan Cemerlang senilai Rp20,515 miliar.

Seluruh transaksi penambahan modal tersebut telah memperoleh persetujuan perubahan Anggaran Dasar masing-masing perusahaan pada 6 Januari 2026.

Lydia menegaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, mengingat seluruh pihak yang terlibat merupakan perusahaan terkendali dalam satu grup usaha. Dengan demikian, transaksi dilakukan bukan dengan pihak independen, melainkan dalam rangka penguatan struktur permodalan internal.

Langkah injeksi modal ini memunculkan spekulasi di kalangan pelaku pasar terkait arah strategi bisnis Summarecon ke depan, terutama dalam pengembangan proyek-proyek properti dan kawasan terpadu yang menjadi fokus utama grup usaha tersebut.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru